close
ecobrick

Pemalang, Wartadesa. – Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menggelar pelatihan pengolahan limbah plastik dan limbah kaos kaki menjadi Ecobrick (bata ramah lingkungan) kepada warga Kelurahan Paduraksa, Kecamatan/Kabupaten Pemalang, beberapa waktu lalu.

Menurut Gunawan Silalahi, mahasiswa KKN Undip Semarang,  program ini (pelatihan ecobrick) menjelaskan dampak dari limbah plastik dan pemanfaatan limbah kaos kaki yang ada di Kelurahan Paduraksa. Karena Paduraksa Merukakan sentra Kaos Kaki, sehingga memiliki banyak limbah.

Pelatihan diawali dari pengenalan sampah dan bahaya sampah bagi tubuh manusia dan lingkungan, pemahaman dari konsep 3R (reduce, reuse, recycle).

Ecobrick sendiri merupakan pengolahan limbah yang dapat digunakan sebagai barang serbaguna, seperti bangku, meja, bahkan gapura dan panggung pertunjukan pun dapat dibuat melalui metode Ecobrick.

Dengan pelatihan ini diharapkan dapat membuat masyarakat Paduraksa dapat sadar terhadap bahaya sampah plastik bagi lingkungan. Sehingga masyarakat harusnya dapat peduli dan dituntut dapat mengelola sampah dengan bijaksana mengingat keadaan lingkungan yang semakin memburuk.

Pengelolahan diawali dengan membedakan sampah organik dan non organik, mengurangi sampah plastik dan memanfaatkan sampah plastik menjadi barang yang memiliki nilai guna seperti Ecobrick maupun metode lainnya yang efisien. (Tim II KKN Undip Kelurahan Paduraksa)

Tags : #ayokurangisampahplastik #kknundipecobrickpaduraksaPelatihan

Leave a Response