close
EducationPendidikan

Lulusan pesantren akan dipermudah masuk sekolah kepolisian

syafruddin
Lulusan pondok pesantren akan diberikan kemudahan mendaftar di sekolah kepolisian, demikian disampaikan Wakapolri di Ponpes Tazakka Batang, Selasa (17/04)

Batang, Wartadesa. – Lulusan dari pondok pesantren akan diberikan kemudahan melanjutkan jenjang pendidikan ke sekolah kepolisian, baik Akademi kepolisian (Akpol) maupun sekolah calon bintara. Demikian disampaikan Wakil Kepala Kepolisian RI, Kompol Syafruddin di Pondok Pesantren Tazakka, Batang, Selasa (17/04).

“Pada tahun ini, kami canangkan merekrut para lulusan pesantren untuk masuk Akpol maupun bintara. Akan tetapi, karena memang karena di sana sini belum sempurna, kamimasih perlu melakukan revisi,”  ujar Syafruddin saat mengisi kuliah umum.

Syafruddin menambahkan bahwa pihaknya akan membuat regulasi terkait perekrutan hafidz al Qur’an untuk menjadi anggota Polri.  “Nanti kami atur regulasinya dan aturannya. Pada tahun ini, Polri akan merekrut hafiz Alquran untuk menjadi anggota Polri,” lanjutnya.

Menurut Syafruddin, pendidikan di pondok pesantren tidak jauh berbeda dengan pendidikan militer di TNI maupun Polri, sehingga santri tidak kaget saat mengikuti pendidikan di sekolah kepolisian.

“Kami yakin para santri tidak ada kekhawatiran (mengikuti sistem pendidikan) karena sistemnya. Selain itu, persaingan akan lebih unggul dari lulusan pesantren karena mental sudah siap di banding dengan (calon peserta) di luar pesantren,” tutur Syafruddin.

Pihak Polri saat ini sudah mengintruksikan seluruh Kapolda untuk melakukan jemput bola lulusan pesantren yang memiliki potensi dan prestasi.  (Eva Abdullah)

Terkait
Penerapan KBM Tatap Muka di Pemalang ditunda

Pemalang, Wartadesa. - Tingginya angka Covid-19 di Pemalang membuat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat menunda pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Read more

Sekolah di Pemalang belum alokasikan Dana BOS untuk kuota internet siswa, mengapa?

Pemalang, Wartadesa. - Hampir seluruh lembaga pendidikan formal di Kota Ikhlas belum menyalurkan Dana BOS untuk pembelian kuota internet siswa Read more

Pro-kontra pembelajaran tatap muka, Wihaji dukung tatap muka

Batang, Wartadesa. - Muncul pro-kontra (setuju-menolak) pembelajaran tatap muka di Kabupaten Batang. Dins Pendidikan setempat memperbolehkan SD/SMP di zona hijau Read more

Dinkes minta pembelajaran tatap muka di Batang dievaluasi

Batang, Wartadesa. - Jumlah kasus Covid-19 di Batang yakni, terkonfirmasi positif 105, dirawat 23 orang, sembuh 70 orang, meninggal dunia Read more

Tags : akpolpolriponpes