close
Hukum & Kriminal

Warga Kaliprau dianiaya hingga tewas, gara-gara senggolan motor

pelaku pengeroyokan
Petugas kepolisian sedang melakukan pemeriksaan pelaku pengeroyokan lantaran senggolan motor di Siwalan. Selasa (17/04)

Sragi, Wartadesa. – Tiga  warga Desa Blacanan Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan diamankan polisi gara-gara menganiaya SK (53) warga Desa Kaliprau Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang hingga tewas. Hanya gara-gara senggolan motor di Jalan Raya Desa Depok Siwalan, Sabtu (14/04).

Ketiga pelaku berinisial T (57), A (20) dan R (23) diamankan petugas Polsek Sragi, Selasa (17/04), beberapa jam setelah orang tua korban melaporkan kejadian tersebut.

T ditangkap langsung dirumah tersangka sedang A dan R menyerahkan diri sekitar pukul 05.30 WIB. Jelas Kapolsek Sragi, AKP Sumantri. “Benar kami sudah mengamankan para pelaku. Mereka warga sipil. Ini hasil pengembangan keterangan saksi-saksi. Satu orang berinisial T (57) ditangkap dalam kurun 3,5 jam setelah adanya laporan dan 2 lainnya masing-masing A (20) dan R (23) menyerahkan diri pada hari Selasa 17 April 2018 sekitar pukul 05.30 wib,” ujarnya.

AKP Sumantri menambahkan, korban tewas setelah menjalani perawatan di RSUD Kraton pada hari Senin 16 April 2018. Adapun SK (53), seorang buruh, tewas setelah dikeroyok beberapa orang di jalan raya desa Depok, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (14/4/2018) sekira pukul 17.00 WIB.

Sementara itu anggota Reskrim Polsek Sragi berhasil mengamankan barang bukti  satu  potong kaos oblong lengan pendek warna orange, bertulis FLORIDINA dan  satu  potong celana pendek warna hitam.

Berdasarkan keterangan saksi, AF, korban dikeroyok oleh para tersangka karena sebelumnya Korban diduga terlibat kecelakaan lalu lintas dengan anak dari T (57). Karena tidak terima atas kejadian tersebut kemudian para tersangka mendatangi Korban dan melakukan pengeroyokan.

“Para tersangka akan dijerat dengan Pasal 170 ayat (1) dan (2) ke-3e KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun,” tambah Kapolsek.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan IPTU Akrom, menyampaikan bahwa untuk saat ini para tersangka masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna diketahui motif dari para tersangka ini.  (Eva Abdullah)

Terkait
Tersinggung ucapan RF dikeroyok, kepalanya dibenturkan ke tiang listrik

Pemalang, Wartadesa. - Menjaga lisan memang sudah menjadi keharusan. Karena akibat lisan bisa jadi berbahaya. Seperti yang menimpa RF, warga Read more

Keroyok warga Karanggondang, satu tertangkap dua masih buron

Kedungwuni, Wartadesa. - Satu orang ditangkap petugas kepolisian Polsek Kedungwuni karena melakukan pengeroyokan di belakang RSI Pekajangan di Ambokembang, sedang Read more

Edarkan pil koplo, warga Kedungwuni ditangkap dirumahnya

Kajen, Wartadesa. - Fa alias Kunter (19) warga Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan dicokok dirumahnya, Kamis (20/08) lantaran terbukti menyimpan 258 Read more

Cekcok saat pentas orkes dangdut, berbuntut penjara

Batang, Wartadesa. - Buntut dari cekcok dalam sebuah pentas orkes dangdut di Dukuh Kebanyon Wetan RT 02/04, Kelurahan Kasepuhan Batang Read more

Tags : pengeroyokansenggol motorsenggolan motor