close
Sosial Budaya

Main disawah, remaja asal Klayeran meninggal tersengat listrik

kesetrum

Pemalang, Wartadesa. – Suasana haru menyelimuti keluarga Samukti, warga Desa Klayeran Rt. 1/3, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang. Bagaimana tidak, putranya yang masih remaja, Mizan Afdan alias Da’u (17) meninggal akibat tersengat listrik saat bermain di persawahan bengkok Perangkat Desa yang saat ini dikuasai oleh Sistoro, warga Desa Kendaldoyong. Senin (23/12).

Keterangan dari Kapolres Pemalang, AKBP Edy Suranta Sitepu melalui Kapolsek Petarukan, AKP Titik Liestyowati mengungkap kronologi kejadian saat Adi Tio (15) yang berstatus pelajar, warga Desa Klayeran 01/03 sedang buang air besar di saluran irigrasi desa setempat, sekitar pukul 19.00 WIB.

Mizan Afdan yang menemani Adi, melihat rekannya Fery Irawan (15) yang sedang naik motor dari arah barat, berfikir ingin mengejutkan temannya tersebut. Korban kemudian melompat ke arah saluran irigrasi. Saat hendak melompat, kaki Adi menginjak kawat yang dialiri aliran listrik yang terpasang mengelilingi sawah. Karena tersangkut kabel kawat beraliran listrik, Mizan pun tercebur ke saluran irigrasi dan tersengat listrik.

Melihal hal tersebut, Adi Tio berusaha menolong korban, namun pada saat Adi  menyentuh tubuh Mizan, ia turut tersengat aliran listrik. Karena kaget, tubuh korban kemudian dilepaskan.

Saat itu Sukardi alias Plento (60)  datang  menolong korban, dan berhasil melepaskan kawat dari korban dengan menggunakan kayu.  Korban kemudian diangkat oleh ketiga saksi dengan kondisi sudah meninggal.

Hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas medis Puskesmas Klayeran menyebutkan bahwa korban meninggal akibat tersengat listrik, dengan luka-luka pada tangan kanan dengan ibu jari, telunjuk dan jari manis terbakar, pada kaki kiri jari kelingking dan punggung kaki terbakar dan pada kaki kiri ibu jari, jari telunjuk dan jari manis terbakar.

Korban kemudian disemayamkan untuk dimakamkan pihak keluarga. (Humas Polres Pemalang)

Terkait

[caption id="attachment_1619" align="alignnone" width="960"] Ngiyup. Warga yang memadati bukaan bendung Gembiro terlihat berteduh karena gerimis. (1/11). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa Read more

Gogoh iwak ramaikan bukaan Gembiro

Gogoh iwak. perserta lomba gogoh iwak kesulitan menangkap ikan dengan tangan, hal ini menambah keramaian acara Read more

Warga Kesesi tunggu kali asat

Warga sekitar jembatan Jagung memanfaatkan peristiwa dibukanya bendung Gembiro untuk mencari ikan (1/11). Foto: Eva Abdullah Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : pemalangtersengat listrik