close
Hukum & Kriminal

Marak, bentrok antar pemuda kampung kembali terjadi di Pemalang

demo bentrok warga

Pemalang, Wartadesa. – Bentrok antar pemuda kampung makin marak di Kota Ikhlas, setelah sebelumnya warga Dusun Beran dan Dusun Trinem, Desa Asemdoyong, Kecamatan Taman. Kini, tawuran antar pemuda Dukuh Wonogiri dengan Dukuh Kepuh, Desa Wonogiri, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, terjadi. Bentrok pemuda antar dukuh tersebut membuat empat pemuda asal Dukuh Wonogiri ditahan pihak kepolisian setempat.

Akibat ditahannya empat warga tersebut, ratusan warga Desa Wonogiri mendatangi kantor dewan setempat (DPRD) meminta empat warga yang ditahan Polisi dibebaskan. Mereka mendatangi gedung DPRD Kabupaten Pemalang sekitar pukul 10.30 WIB dan ditemui Ketua DPRD, Agus Sukoco  langsung.

Sudarsono, salah seorang warga mengungkapkan bahwa tawuran antar pemuda dusun terjadi pada Selasa (04/06). Pihak warga dan pemerintah desa telah mengupayakan penyelesaian secara internal, bahkan kedua belah pihak yang berseteru telah melakukan perdamaian dan saling memaafkan.

“Peristiwa perkelahian antar pemuda Dukuh Kepuh dengan dukuh Wonogiri yang masuk dalam wilayah desa Wonogiri Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang, sebenarnya setelah kejadian tersebut pada (Selasa, 4 Juni 2019) telah kami upayakan agar kasus ini diselesaikan dengan damai secara internal, namun berikutnya empat warga Dukuh Wonogiri ditangkap Polisi dan perkaranya terus berlanjut meskipun kedua-belah pihak sudah melakukan perdamaian bahkan telah saling memaafkan,” kata Sudarsono mewakili warga.

Sudarsono menambahkan bahwa ratusan warga yang datang menuntut empat warga yang ditahan pihak kepolisian dibebaskan, dan kasusnya dihentikan, lantaran kedua-belah pihak telah damai dan saling memaafkan.

Sementara itu, Kapolsek Ampelgading, AKP A. Khanafi mengungkapkan bahwa pihaknya telah bertindak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. “Sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, walau sudah ada damai dan sebagainya, proses hukum tetap terus berlanjut, namun pihak tersangka bisa melampirkan hasil kesepatan damai untuk meringankan hukumannya,” ujarnya.

Agus Sukoco mangatakan, pihaknya akan melakukan upaya agar kasus tersebut dihentikan. “Saya akan berusaha dan berupaya agar perkara ini di-SP3 (dihentikan), akan tetapi kalaupun tetap berlanjut ke pengadilan, saya akan mengawalnya agar warga mendapatkan keadilan seadil-adilnya oleh karena iti saya akan melakukan langkah-langkah strategis untuk negosiasi demi kebaikan kedua belah pihak,” tegasnya

Sebelumnya diberitakan Warta Desa, bentrok antar pemuda Dusun Beran dan Dusun Trinem, Desa Asemdoyong, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang mengakibatkan beberapa pemuda dari Dusun Beran mengalami luka memar. Bentrok yang terjadi pada Kamis (13/06) pukul 23.30 WIB tersebut berakhir damai setelah dimediasi oleh Bhabinkamtibmas Desa Asemdoyong, Sabtu (15/06).  (Eky Diantara, Eva Abdullah)

Tags : demo bentrok wargapemalang

Leave a Response