close
Sosial Budaya

Masih saja banyak yang nongkrong meski sering dibubarkan

ilustrasi nongkrong

Batang, Wartadesa. – Meski kerumunan warga seperti gerombolan pemuda yang sedang nongkrong maupun lainnya sering dibubarkan dan dihimbau untuk pulang #dirumahaja, namun masih kerap ditemui para pemuda di Batang dan Pemalang ini nongkrong. Apalagi saat malam hari.

Salah satu tempat keramaian yang disambangi oleh Polres, Kodim dan Satpol PP Batang adalah kafe di Desa Lebo, Kecamatan Warungasem, Batang. Lantaran kafe tersebut dipenuhi dengan paramuda yang sedang nongkrong. Petugas gabungan meminta semua pengunjung untuk membubarkan diri. Petugas juga memberikan imbauan sekaligus peringatan agar maklumat dari Kapolri untuk ditaati.

Kapolres Batang AKBP Abdul Waras yang memimpin langsung patroli menyampaikan, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, kembali meminta masyarakat memiliki kesadaran sendiri untuk mengurangi kegiatan di luar rumah. “Kalau tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya masyarakat berdiam diri di rumah. Namun kalau ada yang mendesak misal membeli nasi atau kebutuhan pokok dipersilakan tapi secepatnya kembali ke rumah,” kata Kapolres.

Menurut Kapolres, tindakan yang dilakukan adalah upaya upaya untuk menutup mata rantai penyebaran virus Korona (Covid-19). “Jadi kami berharap, tidak ada penambahan penularan lagi sehingga para medis tidak kewalahan,” katanya.

Selain di kafe Desa Lobo, tim gabungan juga meminta tuan rumah hajatan pengantin di Desa Sijono, Warungasem untuk tidak menggelar “hajatan” (mengundang tamu). “Menggelar hajatan pengantin tetap diperbolehkan tapi hanya akad nikah yang dihadiri keluarga inti. Kalau resepsi dengan mengundang banyak orang, itu yang kita larang,” katanya.

Paramuda Sedang Nongkrong di Pemalang, Dibubarkan

Di Pemalang, Polsek Pemalang menghimbau agar warga  untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan,     ”kegiatan himbauan terus kami laksnakan semata mata ikut berperan aktif menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat,” ujar Kapolsek Pemalang AKP Kabul Santoso.

Sementara Kapolsek Radudongkal, AKP Tarhim mengatakan bahwa pihaknya selalu menghimbau warga untuk tidak melakukan kegiatan bergerombol.  “Kami aktif memberikan himbauan kepada masyarakat dengan cara berpatroli dan menggunakan pengeras suara serta menyambangi yang masih tongkrongan untuk menghimbau pulang dan diberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya virus Corona serta bagaimana upaya pencegahannya,” ujarnya. (Eva Abdullah)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : dibubarkannongkrong