Batang, Wartadesa. – Menteri Kesehatan RI, Nila Djuwita F. Moeloek memerintahkan jajarannya untuk menyiapkan tenaga medis di tiap 10 kilometer jalan tol. Demikian disampaikan saat kunjungan kerja, hari ini di meninjau rest area jalan tol KM 402 Sanggrahan, Desa Ketanggan sebelum meninjau kesiap-siagaan Puskesmas Gringsing 1, Ahad (18/6).
“Di setiap 10 Km di jalan tol harus ada pelayanan kesehatan.” Perintahnya kepada jajaran Dinas Kesehatan Batang.
Menkes juga menghimbau pemudik untuk selalu menjaga kebugaran tubuh sebelum maupun saat mudik. “Saya mengimbau kepada masyarakat walaupun kesiapan jalur mudik sudah baik dari tim kesehatan maupun keamanan, namun masyarakat harus tetap menyadari akan pentingnya kesehatan dan kebugaran tubuh dalam berkendara, jangan dipaksakan kalau sudah terlalu lelah atau ngantuk karena berbahaya sekali,” ujarnya.
Saat ini, tenaga medis telah disiapkan di berbagai titik pos mudik, maupun melalui layanan mobile, “Pemerintah sudah menyiapkan alat kesehatan dan obat-obatan serta motor/mobil ambulans yang lengkap untuk kesiapan kecelakaan/orang sakit,” jelasnya.
Selain itu, untuk layanan lebih responsif. Menkes meminta agar pemudik memanfaatkan si Slamet 119, “Ini sudah di era digital manfaatkan sistem si Slamet 119 yang ada di Batang sebagai Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu ( SPGDT),” tandas Menkes.
Untuk memasang aplikasi si Slamet 119, silakan kunjungi https://play.google.com/store/apps/details?id=com.spgdt.batang.kai&hl=en (Eva Abdullah)










