close
milad

Kedungwuni, Wartadesa. – Umat dan bangsa yang mempunyai karakter berkamajuan, selain berperilaku emas, juga tegas, berilmu, terampil, kreatif, inovatif, mandiri, berdaya saing dan sifat maju lainnya, sehingga menjadi insan yang berkeunggulan. Demikian disampaikan Salim Jufri, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan dalam acara apel akbar milad Muhammadiyah ke-104, di alun-alun Kedungwuni, Sabtu (19/11).

Beri sambutan, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab. Pekalongan, Salim Jufri memberikan sambutan dalam apel akbar di alun-alun Kedungwuni, Sabtu (19/11). Foto: Buono/wartadesa
Beri sambutan, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab. Pekalongan, Salim Jufri memberikan sambutan dalam apel akbar di alun-alun Kedungwuni, Sabtu (19/11). Foto: Buono/wartadesa

Dalam sambutannya saat apel akbar, Salim menyampaikan bahwa bangsa Indonesia yang bekarakter berkemajuan, tumbuh mekar bermasyarakat, berpergaulan global sekaligus menjadi teladan yang positif dalam menyebarkan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin.

Karakter berkemajuan ini diperlukan oleh bangsa manakala saat ini budaya permisif, serba-boleh, dekadensi moral, kriminal menjadi ancaman serius bagi bangsa.

Masyarakat berkemajuan merupakan filter sekaligus benteng masyarakat, tumbuh dan berkembang karakter berkeunggulan dan berkeadaban. Seperti yang sudah dicontohkan oleh para pendiri bangsa sebelumnya.

Para pendiri bangsa mengedepankan pembangunan karakter bangsa, seperti dalam syair lagu kebangsaan Indonesia, Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Badannya. Bangunan fisik akan hancur, sedangkan bangunan karakter akan lebih kuat dan kokoh. Tambah Salim.

Pembangunan karakter yang diharapkan oleh Muhammadiyah adalah kepercayaan, ketulusan, keberanian, ketegaran dan kuat memegang prinsip yang memiliki  sifat religius, mandiri dan mempunyai relasi sosial yang konstruktif.

Untuk mencapai hal tersebut diperlukan pendidikan yang mencerahkan dengan menjadikan agama sebagai nilai utama dalam kehidupan. Salim menutup sambutannya. ***(Buono)

 

Tags : Kedungwunimilad Muhammadiyah ke-104MuhammadiyahPekalongan