Kedungwuni, Wartadesa. – Sejumlah pelaku seni hiburan Pekalongan yang tergabung dalam Paradise (Paguyuban Artis dan Insan Seni) Kabupaten Pekalongan menggelar aksi ‘ngamen’ bareng dengan tajuk “Paradise Peduli”. Mereka menggalang dana untuk korban bencana banjir yang merendam wilayah Kota dan Kabupaten Pekalongan dua pekan terakhir.
Aksi yang digelar pada Selasa (17/02) ini mulai long-march dari depan dealer motor Podo, Kedungwuni, menuju pasar darurat Kedungwuni. Lanjut ke perempatan Karangdadap, dilanjutkan ke pasar Doro. Rombongan kemudian menuju ke Alun-Alun Bebekan Kedungwuni ke arah Selatan hingga Kesesi dan finish di Gedung Kesenian Kajen.
Dengan membawa peralatan tata suara (sound system) diiringi dengan peralalatan musik dangdut dan sederet artis Pekalongan yang tergabung dalam Paradise, mereka mampu menggalang dana sebesar Rp 5.718 ribu.
“Alhamdulillah, dana yang terkumpul saat ini sebesar Rp 5.718.000,- nanti ada masukan dari ketua, dan akan dibagikan dalam bentuk paket sembako dan sebagainya,” ujar Edi Purwanto, pria yang akrab disapa Pak Kaji Donal, disela-sela acara depan Gedung Kesenian Kajen.
Edi menambahkan, “Paradise bukan saja komunitas wong jogedan, dalam situasi semacam ini, Paradise menunjukkan kepeduliannya ke masyarakat,” lanjutnya.
Sementara itu, Sukarso, salah seorang emsi (penyiar) yang tergabung dalam komunitas ini mengatakan bahwa penyaluran bantuan masih menunggu konfirmasi di lapangan, apa saja yang dibutuhkan korban bencana.
“Penyalurane ijik nunggu konfirmasi lapangan opo-opo bae sing dibutuhke korban bencana banjir di Pekalongan,” ujar pria yang akrab disapa Den Baguse Sukarso ini. (Bono)










