Warta Desa, Pekalongan, 26 Agustus 2025, – Pameran karya dan fashion show yang bertajuk Kriya Wastra Loka sukses digelar di Gedung ITSNU Pekalongan. Acara ini merupakan bagian dari tugas akhir mahasiswa Himpunan Mahasiswa (HIMA) Kriya Batik ITSNU Pekalongan, yang menampilkan hasil karya inovatif sekaligus mempertahankan nilai budaya batik sebagai warisan bangsa.
Fashion show menghadirkan berbagai rancangan busana yang memadukan motif batik klasik dengan sentuhan modern. Mahasiswa tidak hanya menampilkan keindahan kain batik, tetapi juga mengembangkan desain yang mampu bersaing dengan tren mode masa kini. Pameran karya turut memamerkan produk kriya berbasis batik, mulai dari kain, aksesoris, hingga karya seni rupa yang memiliki nilai estetika tinggi.
Acara ini dihadiri langsung oleh Rektor ITSNU Pekalongan, Ali Imron, yang memberikan apresiasi besar terhadap kreativitas dan kerja keras mahasiswa. Beliau menekankan pentingnya melestarikan batik melalui inovasi agar tetap relevan di tengah perkembangan industri mode global.
Ketua pelaksana, Indah Ayu Stia Ningrum, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan pihak kampus dalam mendukung potensi generasi muda di bidang seni kriya. Dengan adanya pameran dan fashion show ini, diharapkan mahasiswa Kriya Batik ITSNU mampu menyalurkan ide-ide kreatif sekaligus membuka peluang untuk menembus pasar industri fashion.
Program studi Kriya Batik ITSNU Pekalongan terus berkomitmen melahirkan desainer dan pengrajin yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga mampu berinovasi dan berwirausaha. Kriya Wastra Loka menjadi ajang pembuktian bahwa karya mahasiswa dapat menjadi kebanggaan daerah Pekalongan sekaligus kontribusi nyata dalam menjaga dan mengembangkan budaya batik di tingkat nasional maupun internasional. (Gusanto)










