Hiruk-pikuk perkotaan kadang membuat jenuh dan penat. Untuk menghilangkan penat selepas rutinitas kerja sehari-hari, manfaatkanlah akhir pekan anda untuk melakukan trip (perjalanan) dengan bersepeda. Satu lokasi yang asik untuk memulai trip dengan sepeda adalah Kesesi.
Ngomongin soal pancal pedal ke Kesesi, ada jalur yang bisa ditempuh dari Alun-Alun Kajen hingga Bendungan Brondong Kesesi. Tapi sebelum siap-siap pancal pedal, kenapa sih kita memilih melakukan trip dengan bersepeda. Berikut pendapat ahli terkait manfaat bersepeda jika dilakukan secara rutin.
Pertama, bersepeda menyehatkan jantung. Banyak penelitian menyebut dengan bersepeda, sistem kardiovaskular menjadi lebih bugar. Sejumlah literatur menyebut aktivitas fisik di luar ruangan, termasuk bersepeda, dapat meningkatkan kebugaran kardiovaskular sekitar 3 -7 persen.
Kedua, bersepeda menguatkan otot tubuh khususnya kaki, pinggul, paha, dan lutut. Mereka yang rajin bersepeda tidak mudah mengalami cedera. Selain itu, bersepeda bisa menjadi media terapi bagi penderita radang sendi tungkai bawah.
Ketiga, berolahraga dengan sepeda juga mampu mengendalikan berat badan. Sejumlah literatur menyebut rutin bersepeda selama 1 jam sanggup membakar 300 kkal.
Keempat, mengurangi risiko kanker. Jika Anda mempertahankan pola makan yang sehat dan bersepeda secara teratur, maka hal tersebut akan membantu Anda dalam mengurangi risiko kanker. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association menunjukkan bahwa orang yang bersepeda secara teratur dapat mengurangi risiko kanker usus dan payudara.
Kelima, Mengurangi risiko diabetes. Kurangnya aktivitas fisik merupakan salah satu penyebab diabetes. Bersepeda adalah salah satu cara yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko diabetes.
Keenam, Mengurangi stres. Melakukan aktivitas fisik, termasuk bersepeda, akan membuat tubuh Anda memprodukdi hormon dopamin yang dapat meningkatkan rasa bahagia sehingga dapat mengurangi stres, atau bahkan depresi yang Anda alami.
Ternyata banyak banget ya … manfaat bersebeda, jika dilakukan secara teratur. Ok, langsung saja kita menuju ke Bendungan Brondong Kesesi dengan start di Alun-Alun Kajen. Jangan lupa, untuk mengajak rekan-rekan agar perjalananan kita lebih menyenangkan.
Trip kali ini akan menempuh jarak perjalanan sejauh 21 kilometer. Dari Alun-Alun Kajen, perjalanan dimulai menuju arah simpang empat (prapatan) Sibedug. Kemudian belok kiri, ambil arah Desa Gandarum, dilanjutkan menuju Desa Kalijoyo.
Selepas dari Kalijoyo, perjalanan diteruskan ke arah Tambakroto, kemudian belok kanan, masuk ke Desa Podosari Kesesi. Dari sini kemudian perjalanan dilanjutkan dengan menyeberangi Sungai Brondong. Sambil menyusuri sungai, perjalanan dilanjutkan menuju Bendungan Brondong.
Nah … Kondisi Kali Brondong yang sangat jernih ini, tidak ada salahnya jika dimanfaatkan untuk istirahat, mandi di “grujukan” air yang mengalir di bawah Bendungan Brondong. Jangan lupa untuk menikmati sejuknya angin yang semilir menerpa.
Selepas puas bermain air di Bendungan Brondong dan beristirahat. Perjalanan dapat dilanjutkan ke arah Desa Karyomukti, kemudian ke Desa Kwasen. Terus ke Desa Pekiringan Alit menuju ke Desa Kajen, dan terakhir finish di Alun-Alun Kajen.
Perjalanan yang menajubkan bukan? Sila untuk mencobanya. (WD)















