close
Kesehatan

Pantura Pemalang rawan DBD, 35 kasus ditemukan

ilustrasi dbd
ilustrasi DBD. Foto: Google

Pemalang, WartaDesa. – Wilayah Pantura Pemalang dinyatakan sebagai wilayah rawan Demam Berdarah Dengue (DBD). Suhu dan ketinggian wilayah 1000 mdpl (meter diatas permukaan laut) menjadi penyebab bahwa penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti ini menjadi pandemi di Utara Kota Ikhlas.

Kepala Seksi Pencegahan dan Penanggulanganan Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Pemalang, Surip mengatakan bahwa hingga pekan ke 44 tahun ini, terdapat 35 kasus DBD dengan rincian 17 kasus menimpa laki-laki dan 18 lainnya perempuan.

“Daerah di Pemalang dari 35 penderita, mayoritas daerah pantura. Namun demikian, sejauh ini di tahun 2020, belum ada kasus meninggal akibat DBD di Pemalang. Pantura itu endemis, artinya setiap tahun ada kasus. Faktornya suhu, jadi nyamuk itu habitatnya di daerah dibawah 1000 Meter diatas permukaan laut (Mdpl). Makanya daerah pantura cocok untuk berkembang biak nyamuk,” terang Surip.

Menurut Surip, untuk menanggulangi DBD perlu dilakukan upaya 3M, “Karena setelah hujan kan ada penampungan air, jadi ada benda-benda yang masyarakat tidak dikubur, didaur ulang, dan berpotensi menampung air,” jelas Surip.

Surip mengatakan, upaya yang dilakukan DKK Pemalang dalam mencegah DBD ini, diantaranya dengan sosialisasi melalui Puskesmas. Kemudian, Puskesmas juga menyediakan bubuk pembasmi jentik-jentik nyamuk (Lavasida) secara gratis.

“Kalau ada laporan kasus DBD, maka kami memerintahkan Puskesmas melakukan penyelidikan epidemologi. Puskesmas nanti melacak kurang lebih radius 100 meter segala arah, kalau ada gejala serupa kemudian dicari angka bebas jentiknya, sekitar 10%,” kata Surip.

Selanjutnya, Puskesmas bisa mengajukan rekomendasi ke Dinas Kesehatan untuk dilakukan tindak lanjut, seperti fogging. Surip mengimbau kepada seluruh masyarakat Pemalang, untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih, guna mencegah berkembang biaknya nyamuk Aedes Aegypti dengan cara 3M. (Bono)

Terkait
Dua cucian jins di Pegaden Tengah ditutup Satpol PP

Wonopringgo, Wartadesa. - Dua tempat pencucian jins di Desa Pegaden Tengah Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan ditutup oleh Satpol PP, hari Read more

Puskesmas tak jadi naik 400 persen, ditunda Bupati Pekalongan

Kajen, Wartadesa. - Kenaikan tarif pelayanan Puskesmas di Kabupaten Pekalongan sebesar 400 persen sejak tanggal 1 Februari 2018, mulai hari Read more

Masuk 10 besar wilayah rawan narkoba Jateng, Saelany akan bentuk BNNK

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Tingginya kasus pelanggaran kasus narkoba di Kota Pekalongan, membuat wilayah ini masuk dalam 10 besar wilayah Read more

Pekalongan ‘darurat’ gizi buruk

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Kota Pekalongan 'darurat' gizi buruk, setidaknya 13 balita di Kota Batik menderita gizi buruk dengan penyakit Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : dbdpemalang