close
PendidikanSosial Budaya

Pemkab Batang beri insentif guru wiyata bhakti hingga 1,4 juta

hut pgri batang

Batang, Wartadesa. – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Batang yang rendah memacu Bupati Wihaji untuk menaikkan insentif bagi guru wiyata bhakti, dengan tujuan para guru berperan aktif meningkatkan IPM tersebut.

“Kami akan melihat kemampuan keuangan di pemerintah daerah, kalau memungkinkan tahun depan insentif guru wiyata bakti akan kami naikan,” ujar Bupati Batang Wihaji saat menghadiri acara peringatan Hari Guru Nasional di Lapangan Desa Bawang Kabupaten Batang, Sabtu (25/11).

Dengan pemberian tambahan insentif bagi guru non PNS tersebut, Wihaji berharap guru bisa menaikkan IPM Kabupaten Batang, “Saya berharap kepada guru agar bisa menaikan Indek Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Batang, karena IPM Batang masuk dalam kategori rendah, untuk itu mari bersama-sama untuk meningkatkannya melalui pendidikan,” pintanya.

Sementara itu, menurut Rahmat Nurul Fadilah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang, jumlah guru SD Negeri non PNS di wilayahnya mencapai 1545 orang, dan SD swasta 42, sedangkan huru SMP Negeri yang belum menjadi PNS sebanyak 206, guru SMP swasta sebanyak 155 orang.

Rahmat mengatakan bahwa insentif yang diterima oleh guru wiyata bhakti antara Rp. 500 ribu hingga 1,4 juta perbulan disesuaikan dengan grade (lamanya mengajar). “Jumlah guru wiyata bhakti di Batang hampir dua ribu orang, yang sebelumnya mendapatkan honor hanya dari dana BOS reguler, dan di tahun 2017 ini para guru wiyata bhakti sudah mendapatkan intensif,” pungkasnya. (WD, Humas Pemkab Batang)

Tags : insentif guru wiyata baktiwiyata bakti