close
Sosial Budaya

Pemuda di Pemalang ini bunuh diri, kenapa?

ilustrasi bunuh diri
ilustrasi bunuh diri

Pemalang, Wartadesa. – Kasus bunuh diri kembali terjadi di Pemalang, kali ini terjadi siang bolong kemarin, Rabu (27/02). Warga Desa Cikedung, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang dikejutkan dengan suara tangisan histeris dari sebuah rumah.

Dahri (45), dan Suroto (35) warga desa setempat yang mendengar tangisan histeris Toing, tetangga mereka. Langsung mendatangi rumah Toing untuk mengetahui ada kejadian apakah gerangan. Keduanya bergegas masuk ke rumah Toing.

Mereka mendapati Toing yang sedang menangis histeris. Di sudut lain, KSM (22), adik Toing tewas dengan kondisi tergantung.

Kapolsek Pulosari, Polres Pemalang, Polda Jawa Tengah, AKP I Ketut Astawa membenarkan kejadian tersebut.

“Korban nekad megakhiri hidupnya dengan kain selendang yang terikat pada kayu usuk atap rumah,” jelasnya.

Duhri dan Suroto yang melihat kejadian tersebut sebetulnya sudah berusaha memberikan pertolongan.

“Para saksi berusaha menolong korban dengan cara Suroto mengangkat tubuh korban, sedangkan Duhri memotong kain selendang dengan menggunakan sabit. Selanjutnya memberikan pertolongan, namun korban sudah meninggal dunia,” tambah Kapolsek.

Menurut AKP I Ketut, dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Pulosari tidak ditemukan tanda penganiayaan ataupun kekerasan.

“Adapun penyebab korban nekad gantung diri karena gangguan jiwa dan pernah dirawat di RSJ H. Mustajab Purbalingga. Saat kejadian korban berada dirumah sendirian tanpa pengawasan karena kedua orangtuanya sedang bekerja di kebun,” pungkas AKP I Ketut Astawa. (WD)

Tags : bunuh diri

Leave a Response