close
Hukum & KriminalSosial Budaya

Penggiat Gempar, Hamu Fauzi ditangkap polisi akibat hina Bupati Pemalang

gempar

Bogor, Wartadesa. – Penggiat Gempar (Gerakan Mahasiswa Pemalang Raya) Gamu Fauzi ditangkap polisi, setelah sebelumnya dilaporkan oleh Sudarsono, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang lantaran dianggap menghina Bupati Pemalang, Junaedi.

Informasi penangkapan Hamu dibenarkan oleh Satreskrim Polres Pemalang. “Iya, benar, masih diperiksa penyidik. Nanti akan kami realese setelah selesai pemeriksaan,” ujar Kasat Reskrim Polres Pemalang, AKP Suhadi dilansir dari Puskapik, Rabu (12/2/2020) siang.

Hamu ditangkap di Parung Bogor pada Selasa (12/02). Ia dibawa oleh tim Reskrim Polres Pemalang ke Mapolres Pemalang untuk menjalani pemeriksaan.

Hingga saat ini Hamu masih menjalani pemeriksaan intensif di Unit Idik 3 Polres Pemalang. Pihak Polres Pemalang hingga kini belum memberikan keterangan resmi terkait penangkapan netizen penghina Bupati Junaedi.

Pria asal  Desa Klarean, Kecamatan Petarukan, Pemalang, ini sering memposting kritikan pedas pada Pemkab Pemalang. Ia dilaporkan oleh Pemuda Pancasila dan Pengurus PDIP Pemalang lantaran dianggap menghina Bupati Pemalang melalui ciutan diakun facebook, pelaku juga dilaporkan karena telah membakar gambar  Junaedi dan menyebarkannya di media sosial.

Sebelumnya Puskapik menurunkan berita bertajuk “Sudarsono Melaporkan Ke Polisi Tindakan Penghinaan” terbit pada 8 Nopember 2019. (laman tersebut tidak bisa diakses, namun kami membuka chache google pada tautan https://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:zYtZQWBgC8EJ:https://www.puskapik.com/2169/sudarsono-melaporkan-ke-polisi-tindakan-penghinaan/+&cd=1&hl=id&ct=clnk&gl=id&client=ubuntu.

Laman chache “Sudarsono Melaporkan Ke Polisi Tindakan Penghinaan”

Puskapik menulis bahwa Sudarsono, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang didampingi oleh Penasehat Hukumnya Edy Hermanto, SH.,MKn dan Mochamad Tri Atmodjo, SH, secara resmi melaporkan 2 Pemilik Akun Facebook yaitu Adi dan Hamu Fauzi, Laporan diterima SPKT Polres Pemalang hari ini Jumat, 8 November 2019 Sekitar Pukul 09.45 WIB.

Sudarsono yang didampingi Penasehat hukum dan Beberapa Fungsionaris DPC Serta Perwakilan Pengurus PAC Se Kabupaten Pemalang menyatakan bahwa Pemilik Akun Adi Djufri Al habsyi berpotensi melawan Hukum Pasal 310 KUHP dan Pasal 27 Ayat (3) jo. Pasal 45 ayat (3) dan Pasal 28 ayat (1) jo Pasal 45 A ayat (1) tentang ITE sebagaimana telah diubah oleh UU No. 19 Tahun 2016, Fanpage Gempar serta akun HaMu Fauzi telah dapat dikualifikasikan sebagai Penistaan, Penghinaan dan/atau Pencemaran nama baik sebagaimana dimaksud Pasal 310 KUHP dan Pasal 27 Ayat (3) jo. Pasal 45 ayat (3) tentang ITE sebagaimana telah diubah oleh UU No. 19 Tahun 2016.

Seperti diketahui, pemilik aku A dj dilaporkan karena diduga melakukan penghinaan dan pencemaran nama baik. Hal yang sama juga pada dilakukan Darsono pada pemilik akun fan page bernama Gempar dan pemilik akun HaMu Fauzi. (Sumber: puskapik.com)

Tags : gemparhamu fauzihina bupati pemalang