Batang, Wartadesa. – Bagi calon peserta tes seleksi kemampuan dasar (SKD) yang besok hendak mengikuti tes di Udinus Semarang, jangan mengenakan sabuk atau ikat pinggang berbahan logam. Sebagai gantinya Panitia Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) telah menyiapkan tali rafia.
“Pelarangan tersebut hanya sebagai antisipasi agar tidak disalahkan gunakan oleh peserta yang dapat mengganggu Konsentrasi jalannya tes, yang wajib dibawa ke ruang tes hanya KTP asli dan kartu tes asli,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Batang Supardi, Rabu (12/03).
Supardi menambahkan, panitia seleksi CPNS Pemkab Batang juga akan memisahkan peserta tes yang sedang hamil. “Para ibu yang sedang mengandung diberi ruangan khusus. Pelaksanaan SKD CPNS Pemkab Batang berlangsung di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang,” lanjutnya
Tes SKD yang akan digelar besok berdurasi 90 menit, “Peserta tes memiliki waktu 90 menit untuk mengerjakan 100 soal, dan peserta wajib masuk mengikuti peraturan yang ditetapkan oleh panitia seleksi yakni, memakai kemeja putih dan celana hitam,” jelas Supardi.
Sebelumnya, salah seorang warganet asal Batang, Adhi Haryanto memposting beratnya perjuangan calon abdi negara di Kota Pekalogan.

Perjuangan para calon abdi negara Kota Pekalongan saat test CPNS….
Sepatu harus hitam polos ga ada warna lain ataupun aksesoris logam pernak perniknya (daripada disuruh pulang), peserta dilarang pakai aksesoris gelang, kalung, anting2, jam dll… dan tidak diperkenankan pake gesper alias sabuk…. (cukup pake rafia biar ga mlorot ya…. hehehehe).
Peserta hanya boleh membawa Kartu Test yg sudah ditanda tangani dan KTP ASLI…. ga usah bawa map atau alat tulis dsb.
Ingat ya Cukup KTP ASLI dan KARTU TEST yg sudah ditanda tangani.
Lainnya silakan dititipkan…..
(Eva Abdullah)










