close
Hukum & Kriminal

Penyeret kucing dengan motor, pernah mendalami ilmu kebatinan

seret kujing
tangkapan layar ML menyeret kucing dengan motor di jalanan Desa Bebel, Wonokerto, Pekalongan

Wonokerto, Wartadesa. – Pelaku penyeret kucing mati yang diikat tali dengan motor yang sempat viral di media sosial ternyata pernah mendalami ilmu kebatinan dan mengalami gangguan jiwa.

Video berdurasi 15 detik yang diungah warga yang melintas di ruas jalan Desa Bebel, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan pada Ahad (10/02) sekitar pukul 11.30 WIB tersebut memunculkan reaksi kemarahan warganet pecinta binatang.

Polisi yang mendatangi rumah pelaku berhasil mendapati identitas pelaku berinisial ML (22), warga Desa Bebel Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan.

Pihak keluarga ML menjelaskan kepada pihak kepolisian bahwa ML merupakan anak kelima dari lima bersaudara yang pernah belajar ilmu kebatinan dan mengalami gangguan jiwa.

“Semenjak mengalami gangguan jiwa, ML oleh pihak keluarga sudah mulai dibawa berobat jalan di Kimia Farma dan ditangani oleh seorang dokter. pihak keluarga juga sempat berobat ke ustadz dan kyai.” Terang anggota keluarga.

Pada November 2018, ML menjalani pengobatan. Kemudian dia menjadi Anak Buah Kapal untuk mencari ikan. Namun pada 23 Februari 2019 pihak keluarga diminta oleh pihak kapal untuk menjemput ML di wilayah Sumatera lantaran penyakit gangguan jiwanya kambuh.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan, Iptu Akrom mengungkapkan, selepas pihak kepolisian mendatangi rumah pelaku, ML diantar oleh pihak keluarga dan perangkat Desa Bebel untuk dibawa ke RS Junaidi, Kota Pekalongan untuk mendapatkan pengobatan.

Sebelumnya, Sebuah video memperlihatkan seekor kucing tak berdaya terikat tali lalu diseret sembari naik motor, viral di sosial media. Video berdurasi 15 detik tersebut, terlihat seekor kucing yang sudah tidak berdaya ditarik tali dengan menggunakan motor matic yang ditumpangi dua orang pria.

Video ini menyita perhatain warganet dan mengecam tindakan dua pelaku yang dianggap menyiksa binatang.

Aksi kedua pemuda yang belum diketahui identitasnya ini direkam oleh Diefie Hafiez Maufalia (21) warga Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan. Diefie merekam karena marah melihat kejadian itu. Keinginannya untuk menegur pelaku diurungkan karena takut terjadi perselisihan, lalu dialihkan dengan membuat rekaman.

Diefie tidak bisa memastikan apakah kucing yang ditarik pakai tali tersebut sudah mati apa belum. Diefie hanya melihat tali yang melilit leher kucing ditarik pembonceng motor. “Pemboncengnya yang menarik kucing,” jelasnya.

Dilansir dari Detik[dot]com Doni Hendaru dari Animal Defender Indonesia berencana akan melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolres Pekalongan. “Akan kami laporkan ke polres (Pekalongan) . Walaupun pelakunya belum kami ketahui identitasnya,” paparnya.

Doni akan melaporkan pelaku dari identifikasi pelat nomor yang telah diketahui dari rekaman video yang kini menjadi viral di sosial media. (WD dengan tambahan sumber dari Detik)

Terkait

[caption id="attachment_1300" align="aligncenter" width="768"] Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

Warga terdampak tol mulai pindah

[caption id="attachment_1331" align="aligncenter" width="768"] Warga terdampak tol di desa Bulakpelem, Sragi ini mulai membongkar rumahnya secara swadaya. (15/10) Foto : Read more

Angaran Pilkades Rembang telan 1.5 miliar

[caption id="attachment_1372" align="alignnone" width="717"] Ilustrasi: Rembang akan melaksanakan pilkades bagi 43 desa secara serentak pada 30 Nopember 2016 mendatang. Rembang, Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : pria seret kucing dengan motorviral