Kedungwuni, Wartadesa. – Para pemerhati dan pecinta sepakbola di Kota Santri sepertinya harus bersabar atau bahkan gigit jari mengidam-idamkan stadion kebanggaan wong nKalongan, Stadion Widya Manggala Krida (SWMK) Kedungwuni yang representatif tidak kesampaian. Setidaknya dalam waktu dekat ini. Pasalnya pembangunan Tribun Timur di stadion kandang Persekap dipastikan tidak tepat waktu. Belakangan tak lagi nampak aktivitas pekerja di lokasi proyek.
Toni pirang, salah satu warga yang keseharianya berdagang disekitar stadion mengaku belakangan ini tak nampak lagi pekerja di lokasi Proyek. “Sudah beberapa hari saya tidak lagi melihat pekerja proyek Tribun Timur beraktifitas, ndak tau kenapa memang libur atau gimana saya kurang tau persis,” sebut Toni, Rabu (18/12) malam.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pekalongan, Bambang Irianto yang ditemui oleh pewarta Warta Desa, Kamis (19/12) mengaku sudah memutus kontrak rekanan proyek pembangunan Tribun Timur SWMK Kedungwuni, CV Syavana Mulya senilai Rp. 1.758.370 ribu tersebut.
Surat yang ditandatangani Bambang Irianto, 12 Desember 2019 berisi bahwa, Berdasarakan Surat Perjanjian Kerja (Kontrak) Nomor 06/SPK/VII/2019 Kegiatan Penataan Sarana dan Prasarana Olahraga pada pekerjaan Pengadaan Gedung dan Bangunan Tribun Timur Stadion Widya Manggala Krida Kedungwuni yang berakhir pada 9 Desember 2019. Sehubungan hal tersebut agar Saudara menghentikan pekerjaan.


Sementara itu, Imam Chasani, salah seorang suporter bola Persekap ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya belum bisa berkomentar banyak, sebelum bertemu dengan Dinporapar. “Terkait ini saya belum bisa komen banyak pak, rencana kita akan menayakan hal ini ke Dinpora dalam waktu dekat ini, terkait swmk,” pungkasnya. (Eva Abdullah)










