Pemalang, Wartadesa. – Ratusan warga Kabupaten Pemalang mendatangi Kantor Pos Pemalang untuk mencairkan Bantuan Sosial Tunai senilai Rp 600 ribu perbulan selama tiga bulan.
Pencairan BST untuk Desa Kramat, Desa Wanamulya, Desa Mengori dan Desa Sewaka dengan total 842 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dilakukan Sabtu (09/05) kemarin.
Adapun rincian data KPM yang mendapatkan bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial RI adalah sebagai berikut, Desa Kramat 88 KPM, Desa Wanamulya 278 KPM, Desa Mengori 181 KPM dan Desa Sewaka 295 KPM.
Hari ini, Ahad (10/05) ratusan warga masih memadati kantor pos setempat untuk mencairkan bantuan sosial tunai tersebut. Dari video liputan Headline News Pemalang terlihat bahwa warga penerima bantuan kurang menjaga jarak aman saat mengantri.
[ae-fb-embed url=’https://www.facebook.com/HeadlinenewsPemalang/videos/1198630910475224/’ width=’500′]
Hal tersebut patut disayangkan lantaran pemerintah menghimbau agar warga melakukan physical distancing (jaga jarak) untuk mencegah meluasnya pandemi Korona.
Seperti diungkapkan oleh Alya Risky, salah seorang warga Pemalang, ia menyayangkan berjubelnya warga yang mengambil bantuan sosial tunai tersebut. “seharusnya nggak perlu berjubel begitu,” ujarnya. (Eva Abdullah/Eky Diantara)










