close
Sosial Budaya

Tuntutan karyawan PT Primatex berujung ricuh

demo primatex

Batang, Wartadesa. – Kericuhan terjadi saat ratusan karyawan PT Primatex Batang menggelar mediasi dengan pihak manajemen, Sabtu sore (09/05). Tuntutan karyawan agar upah tidak dikurangi 75% selama masa lockdown perusahaan diberlakukan, pengembalian uang jaburan yang dihapus dan cuti lebaran serta THR tidak bisa dilakukan lantaran perwakilan manajemen tidak memberikan jawaban yang sesuai dengan tuntutan karyawan.

Terlihat dalam video yang diunggah oleh Yani Dani, aksi angkat kursi terjadi dan hampir terjadi baku hantam. Beruntung ada yang mengingatkan untuk tidak membuat keributan.

Ketua SPSI, Mugi Romanu mengungkapkan bahwa sejumlah kebijakan perusahaan merugikan karyawan. “Kami meminta agar pengupahan tidak kurang dari 75 persen selama masa lockdown perusahaan diberlakukan. Selain itu karyawan juga menuntut pengembalian uang jaburan yang dihapus, cuti lebaran dan juga pencairan THR dengan segera,” ujarnya.

Para karyawan PT Primate mengungkapkan, jika tuntutan karyawan tidak dipenuhi, mereka akan melakukan aksi lebih besar lagi.

Sementara itu, pihak manajemen meminta waktu dua hari untuk merumuskan tuntutan karyawan.Deni Firdaus, perwakilan manajemen perusahaan mengungkapkan bahwa kondisi perusahaan saat ini sedang turun omsetnya akibat wabah Korona. (Eva Abdullah)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : Batangdemo pt primatex