close
polisi kewalahan jaga antrian bpnt petarukan
Petugas kepolisian kewalahan menjaga antrian penerima manfaat bantuan pangan non tunai di Pendopo Kecamatan Petarukan, Senin (17/12)

Pemalang, Wartadesa. – Pembagian bantuan pangan non tunai (BPNT) non Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang diakui belum sesuai sasaran. Hal tersebut diakui oleh Ahroji, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Petarukan, Kabupaten Pemalang, saat pembagian bantuan, kemarin, Senin (17/12) di Pendopo Kecamatan Petarukan.

“Pendataan belum sesuai karena ada warga yang tidak layak menerima, malah menerima bantuan.” Ujar Ahroji. 

Saat ditanya siapa yang melakukan pendataan penerima manfaat, hingga data tidak sesuai dengan sasaran, Ahroji mengungkapkan bahwa yang melakukan seleksi warga (pendataan) penerima bantuan adalah perangkat desa setempat.

Namun, saat dikejar pertanyaan apakah pihak TKSK Kecamatan Petarukan  mempunyai hak untuk melakukan seleksi ulang (perbaikan pendataan)  Ahroji mengaku tidak punya hak untuk menyeleksi ulang (membetulkan data yang tidak sesuai).

“Nama yang sudah tertera, BNI (pihak bank yang ditunjuk sebagai penyalur program) langsung membuatkan kartu BPNT (yang didistribusikan kepada penerima manfaat).” Lanjut Ahroji.

Seperti diberitakan kemarin oleh Warta Desa, video dari Joko Longkeyang menayangkan pembagian BPNT berupa beras di Pendopo Kecamatan Petarukan.  Warga awalnya berdesak-desakan saat menunggu antrian hinga petugas kepolisian kewalahan menjaga antrian.

Menurut Ahroji, pembagian BPNT dilakukan sesuai dengan jadwal. Pada Senin kemarin, pembagian bantuan dilakukan untuk lima desa di wilayah Kecamatan Petarukan. “Hari ini jadwal lima desa, dengan 16 ton beras,” ujarnya.

Sistem pembagian BPNT yang langsung mendatangkan banyak orang setiap sesi pembagian membuat warga berdesak-desakan untuk mengambil hak. Ahrozi mengungkakan pihaknya sudah memberikan jadwal pembagian bantuan kepada pihak desa. “Skedul yang diberikan oleh PKH Kecamatan Petarukan sudah diinformasikan kepada pihak desa.” Lanjutnya

Distribusi Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Non PKH Kec Petarukan tahun 2018  Senin kemarin dimulai pukul 08.00 WIB. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Sosial RI yang bekerjasama dengan BNI 46 dan dilaksanakan oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Petarukan dengan Ketua Ahroji.

Pendistribusian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Non PKH Kec Petarukan dilaksana kan selama empat hari yakni hari Jumat, Senin, Selasa dan Rabu tanggal 14, 17, 18, dan 19 Desember 2018.

Pada hari kedua   sesuai jadwal dilaksanakan distribusi Kartu Keluarga Sejahtera ( KKS ) Non PKH Kec. Petarukan terhadap lima desa diantaranya Desa Iser sejumlah 162 KPM (Keluarga penerima manfaat), Desa Kendaldoyong sejumlah 640 KPM, Desa Kendalrejo sejumlah 525 KPM, Desa Temuireng sejumlah 173 KPM, dan Desa Panjunan sejumlah 126 KPM.

Jumlah keseluruhan yang menerima KKS Non PKH hari kedua sebanyak 1.626 KPM. Masing masing Keluarga Penerima Manfaat selain mendapat kartu debit ATM BNI 46 dimana perbulan nantinya akan mendapatkan Rp.110.  ribu   juga mendapatkan beras Premium 10 Kg. (WD, dan sumber lain)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian