close
Sosial Budaya

Tanah di Kota Pekalongan sudah tidak mampu menyerap air, banjir berkepanjangan

apa
  • APA Bencana Banjir Pekalongan Galang Donasi

Kota Pekalongan, Wartadesa. – Meski hari ini dan kemarin kota Pekalongan tidak turun hujan, namun kondisi banjir di Kota Batik tak kunjung surut. Mengapa? Hal tersebut dipertanyakan oleh beberapa warga. Seperti pertanyaan Andi, salah seorang warga Kramatsari. Menurutnya sepanjang hari Selasa dan Rabu tidak turun hujan, namun kog banjir tidak surut juga, tanyanya retoris.

Menurut Plt Ketua DPRD Kota Pekalongan, Nusron Hasa, tidak kunjung surut banjir di Kota Pekalongan lantaran saluran drainase yang tidak memadai dan daya serap tanah yang tidak mampu menyerap air. “Belum lagi air laut lebih tinggi dari daratan. Selanjutnya juga faktor debit air dari daerah selatan belum habis,” kata Nusron.

Nusron meminta Pemkot Pekalongan untuk serius menangani banjir di Kota Batik tersebut.  “Khususnya perbaiki drainase yang ada sesegera mungkin. Selain itu juga pengerukan sungai atau normalisasi sehingga diharapkan mampu mengatasi problematika yang ada,” katanya.

Terpisah Kepala DPU PR Nur Pri mengatakan lambannya banjir surut di Kota Pekalongan akibat kondisi geografi yang cekung sehingga genangan air lama keluar dari pemukiman. “Selain itu banjir juga diakibatkan hujan yang ekstrim pada tahun ini dan merata di semua wilayah Kota Pekalongan,” kata dia.

Apa Bencana Banjir Pekalongan galang Donasi

Alumni SMEA Negeri  (SMKN 2) Pekalongan menggelar Aksi Peduli Alumni (APA) Bencana Banjir Pekalongan. Penggalangan donasi digagas oleh organisasi yang sudah berusia 52 tahun, meliputi alumni dari tahun 1969-2020.

Selain menggalang dana, APA 52 juga membuka Posko Banjir di Aula SMKN2 Kota Pekalongan. Bantuan dan donasi dapat ditransfer ke rekening bendahara atas nama  Tien Kustini, dengan nomor rekening BNI 82032072399. 

Sebelumnya APA telah mendistribusikan donasi dari para alumni SMEA Negeri Pekalongan ke Desa Mulyorejo, Tirto, pada Selasa (09/02). (Bono)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : apa banjir pekalonganberita pekalongansmea n pekalongan