close
Bencana

Tanggul kali jebol, ratusan rumah warga Pekalongan terendam

tanggul meduri

Pekalongan, Wartadesa. – Jebolnya tanggul Kali Meduri, Tirto, Kota Pekalongan sepanjang 10 meter, Rabu (03/06) kemarin menyebabkan ratusan rumah warga di Dukuh Pasirsari, Kelurahan Pasir Kraton terendam. Meski demikian tidak ada warga yang mengungsi akiabat banjir rob tersebut. Tak hanya wilayah tersebut yang terimbas, beberapa desa lainnya di Kota dan Kabupaten Pekalongan turut terdampak rob.

Diberitakan Warta desa sebelumnya dalam laman media sosial,tanggul Kali Meduri Jebol, Rabu malam (03/06) akibatnya air meluap ke permukiman warga di Pasirsari Kulon, Randujajar dan Pasirsari Lor.Warga bersama BPBD setempat dan Pekalongan Rescue bahu-membahu membuat tanggul penahan darurat dengan patok bambu dan karung pasir untuk menahan limpasan air.

Selain tanggul Kali Meduri, kerusakan tanggu terjadi di daerah Randujajar, Kelurahan Pasirkratonkramat, Kecamatan Pekalongan Barat, serta di wilayah Slamaran, Pekalongan Utara.

Di Randujajar, tanggul yang terbuat dari tumpukan karung berisi tanah rusak di beberapa titik, dengan total mencapai kurang lebih sepanjang 200 meter. Kondisi ini sudah terjadi sejak sekitar sepekan kemarin.

Sementara di daerah Slamaran, tanggul darurat yang sebelumnya dibangun oleh BPBD di sebelah dermaga, ada yang sudah terbuka di beberapa titik. Hal ini menyebabkan limpasan air laut semakin parah menerjang tambak dan permukiman.

Kepala Bidang Sumber Daya Air, DPUPR Kota Pekalongan, Khaerudin mengungkapkan bahwa tanggul di Randujajar sudah satu minggu ini, dua titik jebol. Pihaknya akan menambah karung tanah untuk melapisi titik yang jebol tersebut.

Khaerudin menambahkan, tanggul darurat di Slamaran, beberapa titik terbuka. “Tanggul yang terbuka ini menyebabkan air laut melimpas ke tambak-tambak warga. Kalau tambak sudah penuh, airnya akan limpas ke perumahan. Upaya dari DPUPR adalah dengan menambah karung tanah tersebut sebagai tanggul darurat. Karena yang kondisi sekarang pun limpas, seingga ini perlu penambahan. Kurang lebih panjangnya 200 meter. Ini sedang kami hitung kebutuhan karung tanahnya berapa,” ungkapnya.

Sementara di sisi timur Slamaran yakni di Kali Sibulanan, di sebelah timur selatan sebetulnya sudah ada tanggul. Namun kapasitasnya tidak mampu menahan luaapn air.

“Ada kurang lebih 300 meter yang airnya limpas melewati tanggul. Upaya dari kami adalah di atas tanggul yang eksisting tersebut kita tambah karung-karung tanah sebagai tanggul darurat. Selain itu kami akan menormalisasi saluran yang ada di depan rusunawa. Di sana ada saluran lama, cuma sebagian sudah dalam kondisi mati karena diurug dan dipakai untuk kios atau warung. Nanti kami mohon bantuan dengan warga dan kelurahan untuk melakukan pendekatan. Nanti insyaallah akan kita aktifkan kembali salurannya,” lanjutnya.

Di Kabupaten Pekalongan, pada Rabu (03/06) sore parapet Kali Meduri sebelah timur, tepatnya di Desa Tegaldowo, Kabupaten Pekalongan rusak, akibatnya air meluap dan merendam rumah warga. Selain itu hampir sepanjang sungai meduri rata-rata parapet rembes. Warga kemudian membuat benteng darurat dengan karung yang diisi denan tanah.

Namun demikian, air tetap saja meluap ke Desa Jeruksari, Mulyorejo, Tegaldowo dan Karangjompo, Kabupaten Pekalongan. (Eva Abdullah)

Terkait
Tanggul pantai jebol, warga Pekalongan Utara mengungsi

Tanggul Kali Pesanggrahan Jebol, air masuk rumah di Wonokerto Pekalongan Kota, Wartadesa. - Ratusan warga Pekalongan Utara mengungsi akibat tanggul Read more

Longsor, akses jalan Kasimpar-Yosorejo tertutup

Petungkriyono, Wartadesa. -  Akses jalan yang menuju kearah Desa Kasimpar dan Yosorejo, Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan tertutup akibat longsor. Tebing Read more

Regana KB PII bantu warga terdampak rob di Kota Pekalongan

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Tingginya air laut pasang di pesisir utara Laut Jawa, Kota Pekalongan berdampak rob menggenangi beberapa wilayah Read more

Banjir rob di Wonokerto capai 1,5 meter

Wonokerto, Wartadesa. - Banjir rob di Dukuh Simonet, Desa Semut, Kecamatan Wonokerto mencapai 1,5 meter. Akibatnya, 14 warga dukuh tersebut Read more

Tags : kali meduritanggul jebol