Kajen, Wartadesa. – Maraknya peredaran narkoba dikalangan remaja makin memprihatinkan. Fenomena penyalahgunaan narkoba dikalangan anak muda sudah mencapai level masif, bahkan hingga masuk ke desa-desa. Untuk menekan angka penyebaran narkoba di kalangan remaja inilah dibutuhkan kader pemuda anti narkoba. Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata, Bambang Irianto kepada Wartadesa, Senin (06/03).
“Kader pemuda anti narkoba ini kehadirannya sangat penting di lingkungan sosial terkecil. Seperti di kampung-kampung, bahkan di tingkat RT/RW. Mereka bisa menjadi pemuda yang tanggap dan siap menjadi pegiat anti narkoba. Sekaligus melakukan sosialisasi bagi teman sebaya tentang bahayanya narkoba,” tutur Bambang Irianto.
Terkait dengan sosialisasi bahaya narkoba bagi teman sebaya, Bambang menambahkan, pihaknya akan menyelenggarakan Pelatihan Kader Pemuda Anti Narkoba di Gedung Pemuda Kajen. Kegiatan ini akan berlangsung pada Selasa hingga Rabu (07-08/03/2017) besok.
“Dengan program pelatihan ini diharapkan para pemuda yang mewakili 19 kecamatan di Kabupaten Pekalongan akan dapat melakukan penyuluhan kepada teman sebaya. Membantu melakukan pemetaan titik-titik rawan peredaran gelap narkoba. Membentuk satgas pemuda anti narkoba di desa masing-masing dan melaporkan kegiatannya secara periodik,” tambah Bambang.
Kegiatan yang akan dihadiri oleh 50 peserta ini ini merupakan kerja bersama antara Dinporapar dengan Polres Pekalongan, P4GN, Dinas Kesehatan, Komisi Penganggulangan HIV/AIDS (KPA), dan Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Pekalongan. (Bono)










