Batang, Wartadesa. – Sugiyono (59) harus meregang nyawa usai dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah Kendal, sedang rekannya Sahri (60) masih harus menjalani perawatan intensif, gara-gara minum jamu tak jelas dari penjual keliling yang menggunakan sepeda motor, Senin (20/11) lalu.
Kronologi kejadian bermula saat Sugiyono dan Sahri, keduanya warga Dukuh Radusari Rt 4 Rw 5 Kalibalik Kecamatan Banyuputih Kabupaten Batang ditawari oleh penjual jamu tak dikenal. Mereka tertarik membeli dua botol jamu seharga Rp. 400 ribu.
Seusai membeli kedua pria paruh baya tersebut meminumnya di rumah masing-masing. Bukanya mendapat kasiat setelah meminum jamu, Sugiyono dan Sahri malah merasa pusing dan badan lemas.
Kedua korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah Kendal, korban sempat mendapatkan pelayanan medis 12 jam. Namun Sugiyono tidak dapat diselamatkan nyawanya, dia meninggal pada Selasa (12/11) pagi. Sedang Sahri harus menjalani opname.
Plt Humas Polres Batang mengungkapkan bahwa jenazah oleh pihak keluarga tidak mau di otopsi. “Pihak keluarga tidak mengijinkan jenazah untuk diotopsi,” ujarnya dikutip dari Tribun Jateng. (WD, Tribun)










