close
Lingkungan

Walhi Jateng akan gugat perusahaan Galian C di Desa Wisnu dan Semingkir

galian c semingkir

Semarang, Wartadesa. – Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Tengah akan menggugat PT Asa Sukses Amanah, perusahaan pertambangan Galian C di Desa Wisnu dan Semingkir, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang.

Gugatan Walhi dilayangkan lantaran aktivitas pertambangan yang dilakukan perusahaan tersebut menyebabkan kerusakan lingkungan. Gugatan juga dilakukan dalam upaya pelestaria lingkungan hidup, seperti diatur dalam Pasal 5 ayat 1 Undang-Undang Pengelolaan Lingkungan Hidup. Demikian disampaikan oleh Umi Ma’rufah, Staf Komunikasi dan Kampanye Walhi Jateng, dilansir dari Semarangpos, Kamis (20/12).

“Selain Desa Wisnu, kerusakan juga terjadi di Desa Semingkir. Gugatan akan kami sampaikan ke Polda Jateng. Gugatan itu untuk pemilik izin galian C di Desa Watukumpul atas nama PT Asa Sukses Amanah, sedangkan di Desa Semingkir atas nama Ronny Aquario Pratama,” ujar Umi.

Baca: Warga Semingkir Pemalang demo tolak tambang galian C di Istana Negara

Penolakan tambang Galian C di Desa Semingkir sudah berulangkali. Warga telah menempuh segala cara untuk menolak tambang tersebut, mulai dari audiensi dengan kepala desa, demo, audiensi dengan dinas lingkungan hidup dan kehutanan dan dinas energi dan sumber daya mineral, melapor ke Komisi B DPRD Pemalang hingga demo ke Istana Negara, Jakarta.

Menurut Umi, warga mulai resah dengan dampak buruk tambang yang menyebabkan lahan pertanian terancam kekeringan dan longsor. Warga juga khawatir jika aktivitas tambang dilanjutkan akan menggerus pondasi Jembatan Nambo yang menghubungkan Desa Semingkir dan Desa Wisnu. Apalagi selama ini Jembatan Nambu juga merupakan bendungan irigasi yang mengairi tujuh desa, yakni Desa Semingkir, Wisnu, Wanarat, Sumurkidang, Semaya, Pegiringan, dan Banjarsari.

Pelibatan warga dalam sosialisasi tambang juga tidak pernah dilakukan, masih menurut Umi, padahal sesuai UU 23/1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup, warga berhak mengetahui atas pengelolaan lingkungan hidup di daerahnya. (Sumber: Semarangpost.com)

Terkait
Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Dua cucian jins di Pegaden Tengah ditutup Satpol PP

Wonopringgo, Wartadesa. - Dua tempat pencucian jins di Desa Pegaden Tengah Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan ditutup oleh Satpol PP, hari Read more

Nasib galian C Pododadi Karanganyar ditentukan Senin depan

Wiradesa, Wartadesa. - Paska unjuk rasa yang dilakukan oleh warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongam, Kamis (11/01) kemarin dan Read more

Laut pasang, Pantaisari terendam

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Kondisi laut pasang (rob) yang tinggi merendam jalan WR Supratman depan Tempat Pelelangan Ikan (TPI/PPNP) hingga Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian