Pekalongan Kota, Wartadesa. – Viralnya status seorang guru SMPN 16 Duwet Kecamatan Pekalongan Timur, melalui jejaring media sosial Whatsapp terkait keselamatan siswa-siswi saat melintasi simpang exit tol Kota Pekalongan langsung direspon oleh Pemkot Pekalongan.
Sekretaris Daerah Kota Pekalongan, Sri Ruminingsih, kemarin mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas perhubungan setempat. Saat ini sudah dipasang lampu warna kuning (warning linghts) pada kedua simpang jalan Ampera SMPN 16.
Ruminingsih menambahkan, pihaknya akan memasang lampu merah (traffic lights) pada simpang tersebut setelah ruas jalan tersebut diserahkan oleh PBTR (Pemalang Batang Tol Road) kepada Pemkot Pekalongan, untuk memberi rasa aman bagi pengguna jalan.
Menurut Ruminingsih, PT PBTR nantinya akan membuat rekayasa lalulintas di simpang Jalan IR Sutami dan Jalan Ampera. Kendaraan yang melewati Jalan IR Sutami akan melewati jalur U (U-turn) dan melewati jalur lambat sepanjang 100 meter.
Sebelumnya, viral status seorang guru SMPN 16 Kota Pekalongan, berisi ungkapan hati, sebagai berikut.
Malaikat malaikat kecilku di hadang “malaikat maut”
(Dicopy dari grup wa, ungkapan hati dari seorang guru di SMPN 16 Duwet Pekalongan)
Bambang Subekti
22 Desember pukul 20.02
Saat ini Lg ramai2nya mencoba jalan tol yg telah diresmikan. Hari pertama penuh sesak jalan masuk tol oleh bus, truk, dll hingga macet panjang. Hari kedua jln exit nampak lengang. Pengendara memacu mobilnya kencang di jalan yg baru n halus. Tanpa mereka peduli masih di tol apa bukan.
Sejenak kita tengok di jalan yg terpotong oleh tol. Jln antara Kuripan n Sokoduwet. Terpotong tanpa pengaman sama sekali demi proyek exit tol.
Di jalan itu berdiri SMP 16 pekalongan, tentunya jalan itu dulu sebelum tol ada adalah akses utama untuk anak2 berangkat maupun pulang sekolah. Kenapa keselamatan anak2 kami tidak kalian pikirkan. Kenapa?
Tolong pak wali, pikirkan anak2 yg berangkat, pulang sekolah naik sepeda harus memotong exit tol tanpa pengaman apapun. Jangan biarkan malaikat2 kecil kami harus bersinggungan dengan malaikat2 maut.
#SavemuridSMP16Pekalongan (WD, dan dari sumber dari ISP)










