close
demo jalan tol

Wiradesa, Wartadesa. – Permasalahan dampak proyek tol seakan tak ada hentinya, setelah di beberapa daearah, warga melakukan aksi demo secara gencar. Seperti di Kecamatan Bojong dan Sragi Kabupaten Pekalongan, kali ini warga Desa Wiradesa Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan melakukan aksi blokade jalan. Jum;at (26/01).

Aksi tersebut digelar, akibat rusaknya jalan dan beberapa kerusakan rumah warga terkait dampak proyek tol. Dari informasi warga sekitar, warga mulai bergerak sekitar pukul 20.00 waktu setempat.

Saat berjalanya aksi, pihak pemerintah desa beserta perwakilan warga setempat juga melakukan negosiasi dengan pihak proyek tol di balaidesa setempat. Negosiadi juga didampingi oleh kepolisian sektor Wiradesa.

Kepala Desa Wiradesa, Supeno menjelaskan beberapa pokok tuntuntan warga yang dibahas dengan pihak pengembang tol.

“Pada intinya warga meminta perbaikan jalan, karena sudah rusak parah dan berlarut-larut, korban dari penguna jalan atau warga sekitar juga tidak sedikit, kami sudah cukup sabar atas ini semua, bahkan di tempat lain juga sudah bankyak aksi yang sama,” kata Supeno.

Butir-butir kesepakatan. Warga Wiradesa menyampaikan butir-butir kesepakatan yang harus dipenuhi oleh PT SMJ saat aksi blokade jalan. Jum’at (26/01).

Peserta aksi meminta agar sopir truk dam tidak ugal-ugalan saat melewati jalan. “Warga juga meminta, para supir jangan ugal-ugalan karena sangat membahayakan penguna jalan lainya, terutama truk yang (warna) biru, wah kalau nyupir koyo dalane dewe!” Imbuh Supeno.

Selain itu, peserta aksi juga menuntut adanya konpensasi atau ganti rugi terkait imbas pembangunan jalan tol di wilayahnya. “Warga juga minta adanya kompensasi atau ganti rugi, karena ada rumah warga yang kacanya pecah, keramik juga ada yang retak, mungkin itu nilainya tidak seberapa tapi itukan dampak tol juga,” imbuhnya Supeno.

Menurut Supeno, kerusakan jalan sudah mulai kelihata sejak awal adanya proyek tol, pihak pemerintah desa sudah menyurati pihak terkait, namun tak ada respon, sehingga kesabaran warganya tak terbendung lagi, hingga berujung pada aksi blokade jalan.

Salah satu warga setempat, Sakdullah mengancam akan menggelar aksi lebih besar, jika tuntutan mereka tidak dipenuhi. “Warga Desa Wiradesa akan melakukan aksi yang lebih besar apabila tiga butir pernyataan kesanggupan PT SMJ, seperti perbaikan jalan rusak, kompensasi dan penggantian kerugian seperti pecahnya kaca rumah akibat truk dam bersumbu tiga dan lain sebagainya.” Ujar Sakdullah.

Peserta aksi memberikan batas waktu hingga Selasa (30/01) kepada PT SMJ untuk memenuhi butir-butir kesepakatan. “Warga menunggu sampai deadline hari Selasa, 30 januari 2018, apabila PT SMJ melanggar maka aksi besar-besaran kemungkinan terjadi hingga melibatkan masyarakat dari Bojong sampai Wiradesa di Jalan Pantura,” tegas Sakdullah.

Menurut Sakdullah, pembangunan tol seharusnya tidak mengabaikan kepentingan warga. “Apapun alasannya, lajut Sakdullah, pembangunan proyek tol tidak boleh mengabaikan kepentingan masyarakat terdampak. Warga mempersoalkan ulah sopir yang ugal-ugalan hingga nyaris sering menghabiskan badan jalan saat lewat,” ujarnya.

Sakdullah menambahkan bahwa keangkuhan pelaksana pembangunan jalan tol harus dihentikan, “Keangkuhan pelaksana (kontraktor) pembangunan jalan tol ruas Pemalang-Batang dalam kegiatan lalu lintas truk tanah urugnya harus dihentikan,” pungkasya. (Eva Abdullah)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

[caption id="attachment_1300" align="aligncenter" width="768"] Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="1024"] Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : blokade jalandemo tol Wiradesa