close
Sosial Budaya

Warga Pekajangan protes, pembangunan jalan tol sebabkan banjir dan tembok retak

warga pekajangan demo tol lagi

Pekajangan, Wartadesa. – Warga Kelurahan Pekajangan Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan kembali melakukan protes kepada kontraktor pembangunan jalan tol ruas Pemalang-Batang, Rabu (12/4). Warga melakukan mediasi di kantor kelurahan sekitar pukul 14.00 wib.

Warga mengeluhkan mampetnya saluran air di sekitar Jalan Raya Pekajangan yang mampet dan tertutup lumpur akibat pengerjaan jalan tol. “Sekarang hujan sebentar saja sudah banjir, karena gorong-gorong dan saluran drainase tertutup lumpur dan mampet,” ujar perwakilan warga.

[button-blue url=”https://www.wartadesa.net/warga-pekajangan-tuntut-kompensasi-dampak-tol/” target=”_self” position=”left”]Baca: Warga Pekajangan Tuntut Kompensasi Dampak Tol[/button-blue]

Seperti tuntutan sebelumnya, pada Rabu (5/4) minggu lalu. Warga mengeluhkan dampak debu yang ditimbulkan oleh proyek tersebut. Bahkan beberapa tembok warga retak. Tambah warga.

“Beberapa tembok rumah warga retak  yang diakibatkan dari aktivitas pembangunan jalan tol. Kami menuntut kompensasi kepada pihak pengembang jalan tol.” Tambah perwakilan warga.

Perwakilan pengembang jalan tol dari PT Waskita Karya menyanggupi permintaan warga, mereka berjanji akan memberikan kompensasi terkait rusaknya rumah warga akibat aktivitas proyek jalan tol.

“Untuk tembok rumah warga yang retak akibat proyek, kami akan menyanggupi untuk memberikan konpensasi namun untuk masalah debu dan kebisingan, konpensasi akan kami berikan dalam bentuk umum kepada kelurahan atau desa,” ujar perwakilan dari PT Waskita Karya. (WD, tribratanewskajen)

Tags : demo tolTol