Kedungwuni, Wartadesa. – Perwakilan warga dan kontraktor proyek tol ruas Pemalang Batang melakukan audiensi terkait dengan tuntutan warga yang miminta kompensasi dampak buruk pembangunan jalan tol.
Audiensi yang digelar di Aula Kelurahan Pekaljangan ini diikuti oleh enam orang perwakilan warga Pekajangan dan perwakilan dari PT Waskita, Huda serta perwakilan dari PT SMJ, Suyatno, Rabu (5/4).
Perwakilan warga menuntut kompensasi dampak yang ditimbulkan oleh pembangunan jalan tol. “Kami menuntut kompensasi perkepala, pembangunan jalan tol ini telah menyebabkan berbagai dampak seperti tembok rumah warga retak, saluran air menjadi mampet dan menyebabkan polusi udara berupa debu,” ujar salah satu perwakilan warga.
“Kami menuntut dari pelaksana pembangunan oroyek jalan tol untuk segera menyelesaikan tuntutan kami, dan kami berharap pula agar masing-masing warga diberi kopensasi perkepala dari pelaksana proyek jalan tol” lanjut wa,rga.
Dari semua tuntutan warga pihak kontraktor jalan tol akan mengakomodir, kecuali kompensasi perkepala. Sedang Huda dari Perwakilan PT. Waskita meminta waktu guna melaporkan kepada atasan dan akan memberikan jawaban pada jumat (7/4) besok lusa.
Arif Nugroho, Lurah Pekajangan membenarkan adanya audiensi warganya dengan perwakilan kontraktor pembangunan jalan tol ruas Pemalang – Batang. Pihaknya berharap agar kesepakatan yang telah dicapai dapat dilaksanakan dengan baik. (Eva Abdullah)










