close
portal

Karanganyar, Wartadesa. – Warga Dukuh Temiyang, Desa Legokkalong, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan memasang portal ruas jalan dibilangan dukuh setempat. Penutupan jalan dengan portal tersebut dilakukan warga lantaran jalan sepanjang 600 meter tersebut baru diaspal. Akibatnya, mobil PTP Blimbing tidak bisa melintas. Senin (09/09).

Penuturan Murtopo, salah seorang warga Dukuh Temiyang mengungkapkan dalam sebuah rembug di Balai Desa Legokkalong, bersama Muspika, Polsek Karanganyar, DLLAJ Kabupaten Pekalongan dan perwakilan PTP Blimbing bersama pemerintah dan warga desa setempat, bahwa warga Dukuh Temiyang menutup dengan cara membuat portal tersebut karena warga menginginkan aspal jalan awet tidak cepat rusak.

Murtopo melanjutkan,  jika truk besar terutama truk PTP IX Blimbing yang tiap hari melewati jalan tersebut, akan merusak jalan yang baru saja diaspal. Warga berkeberatan jika portal dibuka tanpa adanya konpensasi yang jelas dari pihak PTP IX Blimbing.

Sementara itu, perwakilan PTP Blimbing mengungkapkan bahwa ruas jalan Temiyang merupakan akses tercepat menuju PTP Blimbing. Truk canter dengan beban rata-rata 4-5 ton tiap hari melintas ruas jalan tersebut, namun lantaran diportal warga, kini truk tidak bisa melewati lagi.

Pihak PTP Blimbing mengaku siap berkoordinasi dengan warga sekitar dan siap memberikan konpensasi yang diminta warga. Namun pihak perwakilan PTP akan melaporkan permintaan konpensasi tersebut kepada pimpinannya terlebih dahulu.

Rembug dihadiri oleh Camat Karanganyar Drs. Elyas Setyono, Kapolsek Karanganyar AKP Akhmad Taukhid S.H, Danramil Karanganyar diwakili oleh Serka Mahyudin, Kanit Dikyasa Satlantas Polres Pekalongan Iptu Qurotul Aini SH, Kabid LLAJ Dishub Kab Pekalongan bapak Purwanto, Perwakilan PTP Blimbing, Sekdes Legokkalong Sdr. Susanto, Perwakilan warga Dk Temiyang sebanyak 10 orang. (Eva Abdullah/Humas Polres Pekalongan)

Tags : warga tutup portal