Pekalongan, Wartadesa. – Bagi pemudik yang melintasi ruas tol fungsional Pemalang-Batang, hendaknya mewaspadai dan berhati-hati saat melewati jembatan Klunjukan Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan. Jembatan tersebut terdapat genangan air dan dikhawatirkan terjadi longsor, saat hujan.
“Adapun di lintasan tol yang perlu diwaspadai adalah Jembatan Klunjukan karena terdapat genangan air dan dikhawatirkan terjadi longsor ketika hujan,” ujar AKBP Wawan Kurniawan, Kapolres Pekalongan saat mengecek kesiapan rest area Bojong, Sabtu (17/6) kemarin.
Di jalur Pantura, Wawan mengungkapkan titik rawan yang perlu diantisipasi pemudik meliputi wilayah perempatan Siwalan dan pasar Wiradesa. Untuk itu, petugas akan melakukan antisipasi dengan melakukan gathering keliling dan bengkel mobile bekerjasama dengan masyarakat.
Wawan menambahkan, agar pemudik saling menghormati antar penguna jalan untuk menghindari kecelakaan, ’’Kami berharap pemudik bisa saling menghormati pengguna jalan lain demi keselamatan diri sendiri dan orang lain,’’ ucapnya.
Sementara itu, Waka Polres Pekalongan Kompol Joko Watoro menyatakan akan menempatkan beberapa anggota di sejumlah pos pengamanan dan rest area untuk mengantisipasi hal tidak diinginkan seperti tindak kejahatan dan memberikan informasi jalur alternatif kepada masyarakat.
’’Kami minta masyarakat tidak perlu segan meminta berbagai informasi yang dibutuhkan agar tidak tersesat di jalan. Kami siap melayani sepenuh hati,’’ ucap Joko Watoro.
Ada empat rest area yang telah disiapkan Polres Pekalongan untuk mengantisipasi arus mudik sepanjang Pemalang-Batang dengan jarak sekitar 10 kilometer.
’’Rest area Bojong bisa menampung 60 mobil dengan fasilitas lima kios yang menyediakan minuman dan makanan, mushala, toilet semipermanen (lima tolilet dan tiga kamar mandi) dan terdapat pengisian bahan bakar minyak,’’ tutur Joko Watoro. (Eva Abdullah)










