Batang, Wartadesa. – Yoyok Riyo Sudibyo, mantan Bupati Batang, santer disebut akan meramaikan bursa calon Gubernur Jawa Tengah 2018. Usai dia menulis sebuah posting di akun istagramnya. Yoyok, mengupload sebuah gambar yang bertuliskan Yok Bergerak, Urip Bareng-Urup Bareng yang di tengahnya terpasang gambar dua tangan saling menggemgam.
Yoyok juga menuliskan caption pada gambar yang diunggahnya, yoyok_riyo Bismillahirrahmanirrahim. Kita warga Jawa Tengah adalah sama. Senasib-sepenanggungan, berjuang di tanah tempat kita hidup. Masa depan Jawa Tengah ada di tangan kita. Nyalakan keberanian bersama. Rekatkan perbedaan jadi kekuatan. #YokBergerak bersama mengubah Jawa Tengah jadi lebih baik. *tunggu cerita berikutnya.
Postingan ini langsung ditanggapi oleh warganet, sebagai langkah untuk ‘naik grade‘. Seperti tanggapan akun tovexplorer yang menanyakan maksud dari postingan mantan orang nomor satu di Batang tersebut, “Pripun pak?”, heningsis menanyakan apakah Yoyok akan berkontribusi di Pilgub Jateng, “Masih ingin berkarya di jateng mas ?……,” tulisnya. Hal yang sama juga ditanyakan oleh syakurtombo, “For jateng 1?” tulisnya.
Ketika media, Tribun Jateng mengkonfirmasi pencalongan Yoyok di Pilgub Jateng, mantan tentara berpangkat Mayor itu mengatakan saat ini dia menyiapkan diri terlebih dahulu.
“Ada hal yang mendorong saya menyiapkan diri, masa depan Jateng ada di tangan seluruh warganya. Bukan di tangan segelintir elit penguasa. Harus disadari, perlu kerja lebih keras. Saya ingin mengajak warga Jateng untuk bergerak bersama, mengubah masa depan Jateng jadi lebih baik,” kata Yoyok.
Yoyok menambahakan, bahwa dirinya hingga saat ini belum berbicara dengan partai politik manapun, terkait Pilgub Jatang. Sebelum berbicara ke parpol, Yoyok mengaku akan meluruskan biatnya terlebih dahulu.
“Tujuan mencalonkan diri bukan untuk jadi penguasa atau mengikuti kehendak berkuasa kelompok tertentu. Lalu meyakinkan hati dan pikiran rakyat bahwa Jateng perlu semangat baru. Semangat yang membuat rakyar berani bersuara, bertinsak dan bergerak bersama untuk satu tujuan,” katanya.
Menurutnya, dia tak mempersoalkan apabila tak mendapat dukungan dari parpol. Baginya, pengabdian kepada bangsa dan negara adalah janji yang harus dipenuhi tanpa harus menjadi seorang Gubernur.
“Tiket itu penting tapi bukan segalanya. Kerja untuk bangsa dan negara itu bisa apapun dan dimanapun posisi kita,” katanya. Saat disinggung tagline YokBergerak, Yoyok mengaku tagline itu adalah platform gerakan mobilisasi, partisipasi dan kolaborasi orang orang yang berani bersikap dan bertindak untuk memperjuangkan keadilan sosial, kesetaraan hak dan kesempatan hidup lebih baik di Jateng.
“Setiap orang yang memiliki tujuan sama adalah bagian dari kami, YokBergerak adalah milik rakyat Jateng,” katanya. (WD, Tribun)










