Kajen, Wartadesa. – Sebanyak 37 siswa lulusan SMK Muhammadiyah Kajen (Muhamka) melanjutkan keperguruan tinggi melalui jalur Beasiswa Kader Aktivis Muhammadiyah. Mereka adalah siswa – siswa aktivis yang selama ini aktif di Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), gerakan Hizbul Wathan (HW) maupun Tapak Suci SMK Muhamka.
Kepala SMK Muhamka, M. Rustam Aji, mengungkapkan harapannya kepada para alumni yang mendapatkan beasiswa kader Muhammadiyah, “Alhamdulillah, Semoga anak – anak yang berkesempatan mendapat beasiswa ini bisa memanfaatkan kesempatan dengan baik. Menjadi kader persyarikatan yang unggul dan berkemajuan.” Ungkapnya.
Rustam Aji juga mengucapkan terima kasih kepada Sutono selaku inisiator program beasiswa kader ini. “Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Tono (Sutono – red) yang telah sepenuh hati memperjuangkan anak – anak untuk bisa kuliah gratis, kuliah dengan beasiswa kader.” Tandasya.
Sementara itu, Sutono selaku inisiator program beasiswa kader Muhammadiyah menyampaikan, SMK Muhamka konsisten menyalurkan siswa- siswa aktivis Muhammadiyah untuk melanjutkan keperguruan tinggi.
“Berkat komunikasi yang baik antara pihak sekolah dan mitra beasiswa kader dalam hal ini UMY, UAD, STIE Syari’ah, PGTK dan H. Iman, sejak 2014, kita konsisten menyalurkan siswa – siswa aktivis Muhammadiyah, baik aktivis dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Hizbul Wathan (HW) atau Tapak Suci (TS) SMK Muhammadiyah Kajen untuk melanjutkan keperguruan tinggi.” jelasnya Sutono.
Menurut Sutono, tahun ini ada 11 alumni yang telah diterima di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta dan dua di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). “Mereka telah sungguh – sungguh berkhidmat di organisasi Muhammadiyah, dan mereka layak mendapatkan apresiasi ini.”ujarnya.
Ditemui saat kunjungan ke SMK Muhamka, Kepala Biro Akademik dan Admisi (BAA) UAD Dedi Pramono, mengatakan rasa bangga atas kualitas kader IPM SMK Muhamka.
”Mereka aktif, cekatan dan hafal Quran. Pembinaan mental spiritual yang konsisten melahirkan kader – kader militan yang siap memajukan Muhammadiyah dan bangsa.” Ujar Dedi
Jangan sampai anak – anak hebat yang sudah dibina sejak SMK dan akan berlanjut di UAD ini tidak mendapat tempat setelah lulus nanti, tandas Dedi.
Dedi berharap kepada semua alumni yang telah mendapatkan beasiswa kader kelak menjadi ilmuwan yang islami dan siap mengamalkan ilmunya dan bagi siswa – siswi SMK Muhamka semoga siap menjadi generasi penerus, siap memanfaatkan peluang dan kesempatan yang tidak datang dua kali.
“Untuk bisa tembus beasiswa ini, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh kader, yaitu aktivis ortom, bisa IPM, HW atau Tapak Suci, hafal Qur’an minimal dua juz, semangat untuk belajar diperguruan tinggi dan lolos seleksi tentunya.” Tandas Dedi.
Salah satu peserta program beasiswa kader, Huda kepada tim website menyampaikan rasa syukur dan kegembiraannya atas raihan ini. “Kami bersyukur kepada Allah SWT atas beasiswa ini, kami tidak menyangka akan mendapatkan beasiswa. Bisa kuliah gratis, alhamdulillah. Tidak lupa kami sampaikan terima kasih kepada Komandan (Sutono-red)”ujar siswa jurusan Teknik Elektronika itu.
Sampai tahun 2017 ini, setidaknya ada 37 alumni SMK Muhamka berhasil mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan kejenjang perguruan tinggi melalui program Beasiswa Kader Muhammadiyah SMK Muhamka. Sebanyak 37 alumni itu terbagi menjadi empat gelombang, yaitu tahun 2014 sebanyak 10 alumni, tahun 2015 sebanyak 2 alumni, tahun 2016 sebanyak 12 alumni dan 13 alumni untuk tahun 2017 ini.
Mereka tersebar dibeberapa perguruan tinggi, diantaranya Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Syari’ah Sleman dan Pendidikan Guru Taman Kanak-kanak di Yogyakarta. (Rudi Widianto)










