Pemalang, Wartadesa. – Warga Karangmalang Desa Pedurungan Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang melakukan mediasi dengan kontraktor jalan Tol Trans Jawa, ruas Pemalang-Pekalongan terkait dengan jalan yang menghubungkan petani dengan lahan garapan di wilayah tersebut yang tertutup jalur tol.
Mediasi dilakukan Selasa (5/9) di balaidesa setempat dengan dihadiri oleh Kapolsek Taman AKP Kabul Santoso, Waka Polsek Taman Iptu Marhendro, Bag Teknis PT. PBTR Zakaria, Kepala Desa Pedurungan dan 40 petani.
Menurut Darsono, salah seorang petani Desa Pedurungan mengungkapkan bahwa dampak dari pembangunan jalan tol, warga dan petani yang ada di blok Karangmalang Dukuh Kebumen Desa Pedurungan sekarang kesulitan dalam menggarap sawahnya.
“Karena sebelumnya ada jalan untuk mengangkut pupuk atapun padi saat panen, sekarang tidak bisa karena tertutup jalan tol. Jadi kami mohon kepada pihak pembangunan proyek tol untuk segera membuatkan akses jalan ataupun terowongan sehingga aktifitas petani lancar,” ujar Darsono.
Menjawab permintaan warga, Zakaria dari PT Pemalang Batang Tol Road (PBTR) menyanggupi untuk segera membangun terowongan agar bisa dilewati oleh warga maupun petani. “Kami tidak akan merugikan petani,” tutur Zakaria.
Kapolsek Taman, AKP Kabul Santosa mengungkapkan rasa terima kasihnya karena warga dapat menyampaikan aspirasi dengan sejuk, pikiran dingin, dan damai. Sehingga dapat menghasilkan penyelesaian masalah dengan rembugan.
“Menghasilkan kesepakatan yang baik dari petani dan pihak pengembang jalan tol. Itu merupakan kebanggaan bagi kami, ” jelas AKP Kabul Santoso. (Humas Polres Pemalang)










