close
tutup boyongsari

Batang, Wartadesa. –  Spanduk bernada permintaan warga, agar lokalisasi di wilayah Batang ditutup, terpasang di jalan Veteran, tepatnya di samping rumah dinas Bupati atau di depan kantor Satpol PP Kabupaten Batang, sejak beberapa hari lalu.

Spanduk bertuliskan, “Pak Kapolres dan Bupati yang terhormat, Kramat Tunggak, Dolly, Kalijodo sudah dibubarkan. Boyongsari, Pulau Mencawak dan Bong Chino serta tempat Prostitusi lain di Batang akan dibubarkan kapan???!!! Berani Tidak???!!! (dari: Aliansi LSM Batang” tersebut menjadi perbincangan hangat warga Batang dan sekitarnya.

Selain spanduk, warga juga mendapatkan beberapa selebaran kertas yang ditempel di sejumlah titik, bertuliskan agar Pemkab Batang mentutup lokasilsasi Boyongsari, Jum’at (27/10).

Menurut saksi mata, Ahmad, dirinya melihat dua orang berboncengan dengan menggunakan motor, menyebarkan ratusan kertas bertuliskan “Berantas Miras dan Prostitusi di Boyongsari”.

Orang yang menyebarkan selebaran tersebut, masih menurut Ahmad, berpakaian preman dan bercelana warga loreng, “Saya melihat (kertas) disebar oleh dua pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor. Mereka berpakaian preman dan bercelana warna dorang, entah ormas atau instansi pemerintahan,” katanya dikutip dari Antara.

Sementara itu, Bupati Batang, Wihaji mengaku baru mengetahui adanya selebaran permintaan penutupan lokalisasi Boyongsari tersebut. “Sebelum ada selebaran ini sudah ada beberapa SMS yang masuk ke telepon saya. Terkait masalah itu, saya akan tindaklanjuti dengan menurunkan personel satpol PP,” katanya.

Menurut Wihaji, untuk menutup lokalisasi Boyongsari dibutuhkan rencana yang matang dan kompleks,  “Banyak hal yang harus dipikirkan, termasuk solusi selanjutnya dan antisipasi jika ada gerakan lain yang justru semakin membahayakan. Jadi, saya tegaskan hal ini bukan bentuk pembiaran karena kami sedang mencari penyelesaian yang komprehensif dan tidak sporadis,” katanya. (Eva Abdullah, Antara, dan berbagai sumber)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

[caption id="attachment_1300" align="aligncenter" width="768"] Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

[caption id="attachment_1311" align="aligncenter" width="1024"] Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : boyongsarilokalisasi boyongsaritutup lokalisasi boyongsari