close
Hukum & Kriminal

Buku dan Panah terduga teroris asal Pekalongan disita Polisi

ilustrasi teroris
ilustrasi

Kesesi, Wartadesa. – Petugas kepolisian melakukan penggeledahan rumah terduga teroris yang ditembak mati di Cianjur, Agus Riyadi di Kesesi Kabupaten Pekalongan. Polisi menyita buku-buku dan busur panah milik Agus Riyadi. Selasa (15/05).

“Barang milik dia (AR) diamankan polisi. Diantaranya buku-buku dan busur panah,” ujar Agus,Perangkat Desa Kesesi.

Penggeledahan yang dilakukan sejak pukul 14.00 hingga 16.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pekalongan, AKBP Wawan Kurniawan.

Petugas berjaga-jaga di depan toko dan akses jalan menuju rumah terduga, mereka menggunakan senjata laras panjang untuk melakukan penjagaan.

Beredar Berita Bohong (hoax) aksi teror di Pekalongan

Terpisah, di Pekalongan beredar berita bohong alias hoax di masyarakat terkait akan adanya teror bom di Pekalongan.

Menurut AKBP Wawan Kurniawan, masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan isu yang beredar, jika ada kelompok yang akan melakukan aksi bom di Pekalongan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap berita palsu atau hoaks di balik aksi teror bom yang terjadi di Surabaya dan akan mengarah ke Kabupaten Pekalongan, karena informasi tersebut belum bisa dipercaya dan meresahkan,” ujarnya.

Wawan Kurniawan menghimbau kepada warga untuk tidak melakukan posting berita hoax, baik foto maupun video yang menampilkan kekerasan dari aksi teror karena menimbulkan ketakutan bagi warga. “Untuk masyarakat kami mohon tidak mengunggah foto dan video kekerasan terkait aksi teror,” lanjutnya. (Eva Abdullah)

Terkait

[caption id="attachment_1300" align="aligncenter" width="768"] Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

Warga terdampak tol mulai pindah

[caption id="attachment_1331" align="aligncenter" width="768"] Warga terdampak tol di desa Bulakpelem, Sragi ini mulai membongkar rumahnya secara swadaya. (15/10) Foto : Read more

Angaran Pilkades Rembang telan 1.5 miliar

[caption id="attachment_1372" align="alignnone" width="717"] Ilustrasi: Rembang akan melaksanakan pilkades bagi 43 desa secara serentak pada 30 Nopember 2016 mendatang. Rembang, Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : teroris