close
Sosial Budaya

Buntut keluhan jalan raya Bojong licin dan banyak makan korban, sore ini diperbaiki

perbaikan jalan bojong1

Bojong, Wartadesa. – Setelah keluhan warga di media sosial, tentang kondisi jalan raya Bojong, Duwet-Ketitang yang sangat licin dan banyak menelan korban kecelakaan karena ceceran material tanah urugan tol dan ulah sopir yang ugal-ugalan saat melewati jalan tersebut ditanggapi oleh Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi dengan menjawab posting tersebut bahwa orang nomor satu di Kota Santri tersebut akan berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Tengah dan PT PBTR. Siang tadi, Rabu (4/10) kontraktor tol mulai memperbaiki jalan dengan cara membersihkan material lumpur dan menutup jalan yang rusak dengan sisa material tol darurat.

Baca: Asip: Hari ini kami akan koordinasi dengan PT BPR dan Pemprov

Rusak parah, jalan raya Bojong dikeluhkan warga

Sementara itu, Plt Camat Bojong, Abdul Qoyum mengungkapkan bahwa pihaknya telah melayangkan surat tentang permintaan perbaikan jalan, ruas jalan provinsi sepanjang jalan Bojongwetan, Ketitangkidul dan Duwet pada tanggal 25 Septermber 2017 lalu kepada PT PBTR bernomor 005/539/2017.

Qoyum mengungkapkan bahwa siang tadi, Rabu (4/10) PT SMJ, kontraktor yang mengangkut material tanah urugan tol, mulai melakukan perbaikan jalan raya Bojong-Kajen di ruas Desa Ketitangkidul-Bojongwetan. “Perbaikan sementara saat ini dengan cara mengeruk bagian tanah merah kemudian mengganti dengan sisa cor bekas jalan tol fungsional dan kemudian dilakukan pemadatan dan perataan dengan alat berat.” Ujarnya.

Menurut Qoyum, pihak PT PBTR, SMJ, Waskita, Muspika dan kepolisian Kecamatan Bojong beserta perwakilan Dinas PU Taru Kabupaten Pekalongan tengah melakukan rapat koordinasi di warung Barokah Desa Ketitang Kidul membahas rencana pengecoran jalan raya Bojong-Kajen, ruas Ketitangkidul-Bojongwetan pada pukul 11.30-13.20 WIB.

“Hasil rapat koordinasi kemudian dibuatkan berita acara dan ditanda tangani oleh pihak-pihak yang hadir,” tutur Qoyum.

Qoyum menambahkan bahwa kontraktor tol akan melakukan pengecoran jalan, dan penyiraman jalan secara rutin yang akan dimulai pada keesokan harinya, Kamis (5/10). (Eva Abdullah)

Terkait

[caption id="attachment_1619" align="alignnone" width="960"] Ngiyup. Warga yang memadati bukaan bendung Gembiro terlihat berteduh karena gerimis. (1/11). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa Read more

Gogoh iwak ramaikan bukaan Gembiro

Gogoh iwak. perserta lomba gogoh iwak kesulitan menangkap ikan dengan tangan, hal ini menambah keramaian acara Read more

Warga Kesesi tunggu kali asat

Warga sekitar jembatan Jagung memanfaatkan peristiwa dibukanya bendung Gembiro untuk mencari ikan (1/11). Foto: Eva Abdullah Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : jalan rusak akibat tolTol