close
asip

Kajen, Wartadesa. – Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi menetapkan status tanggap bencana terkait dengan banyaknya bencana di wilayah tersebut. Cuaca ekstrem dan meningkatnya curah hujan yang tinggi dituding sebagai pemicunya.

Intensitas curah hujan yang cukup tinggi yang melanda sejumlah wilayah setempat telah menimbulkan bencana di Kecamatan Paninggaran, Lebakbarang, Petungkriono, dan Kandangserang.  “Curah hujan yang cukup tinggi telah menimbulkan longsor, amblesnya jalan yang menutup transportasi, dan putusnya jembatan di Desa Bubak dan Luragung Kecamatan Kandangserang,” ujar Asip.

Asip mengaku pihaknya akan melakukan respon cepat terhadap bencana yang datangnya mendadak, “Oleh karena, disamping melakukan tindakan cepat sebagai bentuk “Quick Respons” dari pemerintah. Ada yang tidak kalah pentingnya lagi yaitu melakukan koordinasi untuk menentukan skala prioritas penanganan bencana,” katanya.

Menurut Asip, empat kecamatan yang merupakan wilayah rawan bencana adalah Kandangserang, Lebakbarang, Paninggaran dan Petungkriyono. Penanganan bencana ini, masih menurut Asip, tidak ada istilah libur.  “Oleh karena, tidak ada istilah hari libur untuk menangani masalah bencana alam,” pungkasnya. (Eva Abdullah)

Terkait
Sejak Ramadhan lalu warga Gunungsari Pemalang kekurangan Air

Pemalang, Wartadesa. - Warga Desa Gunungsari Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, sejak bulan Ramadhan lalu kekurangan air bersih. Biasanya Read more

Kekurangan air bersih, droping air ke Pulosari dan Belik akan ditambah

Pemalang, Wartadesa. - Kekurangan air bersih di wilayah Kecamatan Polosari akibat debit air Gunung Slamet yang terus mengecil ditanggapi oleh Read more

Kabupaten Pekalongan raih Adipura, setelah penantian panjang

Jakarta, Wartadesa. - Kabupaten Pekalongan dinobatkan sebagai penerima penghargaan Adipura Tahun 2017. Penghargaan tersebut diberikan kepada daerah paling bersih tingkat Read more

Anggaran pembangunan tanggul rob dialihkan untuk exit tol Pekalongan

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Penanganan rob itu bukan hanya membangun tanggul saja, namun juga pembangunan lainnya. Kasihan, masyarakat sudah menderita Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : tanggap bencana