close
bus kpk
Bus KPK di lapangan Mataram Pekalongan

Pekalongan, Wartadesa. – Bus Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi KPK singgah di Lapangan Mataram, Kota Pekalongan, Kamis (04/10) sore. Bus tersebut merupakan gelaran roadshow ke-11 kota dan kabupaten di Jawa untuk kampanye dan edukasi antikorupsi.

”Kami ingin membumikan isu-isu antikorupsi kepada masyarakat. Melalui roadshow ini, kami ingin mendekatkan masyarakat untuk belajar antikorupsi,” tutur Pegawai Fungsional Kedeputian Bidang Pencegahan KPK Dony Mariantono.

Dony mengajak masyarakat Kota Pekalongan memanfaatkan kehadiran bus KPK tersebut untuk belajar antikorupsi. ”Ini kesempatan langka. Kami mengajak masyarakat Kota Pekalongan untuk bersama-sama KPK belajar antikorupsi. Di bus ini, fasilitasnya lengkap. Masyarakat bisa melihat LHKPN pejabat-pejabat di Kota Pekalongan,” ujarnya.

Menurut Dony, masyarakat juga bisa belajar bagaimana tata cara melaporkan adanya dugaan korupsi ke KPK. Selain itu, dalam roadshow tersebut, KPK akan menyosialisasikan dan mengedukasi antikorupsi kepada pelajar dan masyarakat umum.

Edukasi antikorupsi untuk pelajar dan masyarakat umum tersebut akan dilakukan dalam berbagai bentuk. Di antaranya mendongeng, playday boargames dan musik akustik. Selain itu juga melalui pentas budaya, permainan interaktif dan pemutaran film. (WD)

Terkait
Ditinggal mancing, motor digasak pencuri

Pemalang, Wartadesa. - Naas bagi M. Saefudin Zuhri bin Muharil (28), seorang buruh konveksi warga Desa Kendaldoyong Kecamatan Petarukan Kabupaten Read more

Modus rampas HP korban dengan pura-pura minta nomor kontak

Pemalang, Wartadesa. - Hati-hatilah dengan orang yang meminta nomor HP atau ponsel Anda, bisa jadi itu hanya modus untuk melakukan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Gunakan gas bersubsidi, Hotel ini kena sidak

Pemalang, Wartadesa. - Hotel Panorama Randudongkal Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah kedapatan menggunakan tabung gas elpiji bersubsidi ukuran tiga kilogram, alias Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : antikorupsikpkkpk jelajah negeri