close

Bencana

Bencana

Swadaya, warga Simonet bikin tanggul antisipasi genangan rob

simonet

Wonokerto, Wartadesa. – Warga Dusun Simonet, Desa Semut, Wonokerto, Pekalongan secara swadaya membangun tanggul darurat. Mereka bergotong-royong dengan material dan peralatan seadanya untuk menyelamatkan permukiman yang tinggal sedikit, sementara sebagian besar permukiman terendam air rob dan banjir sejak satu pekan terakhir.

Abrasi di Simonet terhitung sangat parah, hingga beberapa bulan sebelumnya, Pemkab Pekalongan menyediakan opsi bagi seluruh warga Simonet untuk bedol desa, pindah ke wilayah yang tidak terendam rob.

Kapolres Pekalongan AKBP Darno,  bersama dengan Dandim 0710 Pekalongan Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan mendampingi Bupati Pekalongan Asip Kholbihi,   melakukan kegiatan pengecekan tanggul yang berada di Desa Wonokerto Kulon Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan.

Turut hadir dalam rombongan Ketua DPRD Kab Pekalongan   Hindun,   PJ Sekda  Bambang Irianto, Camat Wonokerto Esy Pusiana, Kapolsek Wiradesa AKP Aris Suharsono,  dan Danramil Wiradesa Kapten Cpm A. Khamim.

Kapolres Pekalongan mengatakan, banjir rob atau naiknya air laut ke pemukiman warga di pesisir Kabupaten Pekalongan terus terjadi sejak beberapa tahun lalu. Namun diharapkan hal itu tidak akan terjadi lagi setelah proyek pembangunan tanggul raksasa selesai dikerjakan.

“Pemerintah Kabupaten Pekalongan tengah melakukan pembangunan tanggul di kawasan pesisir Kabupaten Pekalongan. Adanya tanggul raksasa tersebut nantinya diharapkan akan meminimalkan banjir rob yang disebabkan tingginya volume air Sungai yang meluap ke pemukiman, “ ucapnya, Rabu (10/2/2021)

Kapolres berharap, dengan selesainya proyek pembangunan tanggul raksasa nantinya mampu menanggulangi rob banjir di dua kecamatan yang meliputi enam desa, yaitu Kecamatan Wonokerto dan Kecamatan Tirto. Adapun di Kecamatan Wonokerto meliputi Desa Wonokerto Wetan dan Wonokerto Kulon. Sedangkan di Kecamatan Tirto meliputi Desa Mulyorejo, Jeruksari, Tegaldowo dan Desa Karangjompo, ujar AKBP Darno. (Bono)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Akses jalan Lebakbarang-Karanganyar sudah bisa dilalui

Lebakbarang, Wartadesa. - Kerjabakti atau gotong-royong antara warga, pihak Koramil, Polsek Lebakbarang dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan membuahkan Read more

selengkapnya
BencanaSosial Budaya

15 rumah di Mejagong rusak diterjang puting beliung

puting beliung mejagong

Pemalang, Wartadesa. – Sedikitnya 15 rumah di Desa Mejagong, Randudongkal, Pemalang, rusak akibat diterjang angin puting beliung, Senin (01/02) sore.  Angin menerjang belasan rumah di RT 01 hingga RT 04 dan merobohkan pohon.

Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, kerugian material yang diderita warga mencapai Rp 26,5 juta.

Kabid Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemalang, Suyanto  mengatakan bahwa bencana tersebut sudah ditangani oleh Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB). Bersama warga, mereka membersihkan dan menyingkirkan material rumah yang rusak.

Diketahui angin lisus menerjang belasan rumah sekitar pukul 14.55 WIB. Catatan dari RTC-PB 15 rumah mengalami kerusakan dengan rincian dua rumah rusak berat dan 10 rumah rusak sedang, serta tiga rumah rusak ringan. (Bono)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

selengkapnya
BencanaSosial Budaya

Ruas Cikadu-Bogas tertutup longsor

Longsor-Jalur-Bongas-Cikadu-Watukumpul-2020

Pemalang, Wartadesa. – Material longsor mentutup akses jalan Desa Cikadu – Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, Pemalang. Akibatnya akses warga menuju-ke desa tersebut tidak bisa dilalui dengan kendaraan. Akses warga tertutup, Senin (01/02).

Longsor terjadi akibat guyuran hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut hingga membuat tanjakan sebelum Igir Kendal longsor.

Longsor sebelumnya terjadi pada Jum’at (20/11/2020) di lokasi yang sama. Material tanah menutup jalan dan membuat jalanan licin, susah dilalui kendaraan.

Tertutupnya akses jalan membuat warga Desa Bongas dan Desa Tundagan menuju keluar Watukumpul mapun Kota Pemalang harus memutar melalui Desa Tlagasana.

Sebelumnya, longsor di Kecamatan Watukumpul juga terjadi di Dusun Magangan, Desa Bongas. Jalan penghubung Desa Bongas dan Tundagan, longsor ke jurang, sekitar pukul 16.00 WIB Rabu (1/1/2020) lalu. Jalur tersebut kini tidak bisa dilalui mobil. Hanya sepeda motor yang bisa melintas. Itupun setelah warga setempat memasang pengaman dengan bambu. (Bono)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

selengkapnya
BencanaSosial Budaya

Banjir kembali rendam permukiman di Pemalang

banjir pemalang_kebondalem

Pemalang, Wartadesa. – Banjir kembali merendam beberapa wilayah permukiman warga di Kota Ikhlas.  Ketinggian air mencapai 20-40 centimeter pada Jum’at (22/01) malam, bahkan di Dusun Tunjungsari, Kelurahan Sugihwaras, Kecamatan/Kabupaten Pemalang ketinggian air mencapai pusar orang dewasa.

Air mulai masuk ke rumah warga sejak maghrib, dan ketinggian air terus naik hingga pusar orang dewasa pada pukul 20.00 WIB. Tutur Ahmad Fauzi, warga Tunjungsari.

Untuk menghindari kerusakan barang milik warga, mereka memindahkan peralatan elektronik dan kendaraan bermotor ketempat lebih tinggi.

Selain di Sugihwaras, air juga menggenangi Jalan Sindoro, Kelurahan Mulyoharjo; Jalan Serayu,  Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Kebondalem, dan Jalan Mochtar, seputar Alun-Alun Kabupaten Pemalang.

Wahadi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang mengatakan bahwa banjir diakibatkan oleh buruknya saluran air. Ia berharap agar warga membantu membersihkan saluran air yang mampet.

“Umumnya, wilayah yang tergenang banjir karena buruknya saluran air, sehingga berharap masyarakat dapat membantu membersihkan saluran yang mampet terutama sebelum hujan,” kata Wahadi. (Bono)

 

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

selengkapnya
Bencana

UMPP kirim relawan ke Sulawesi Barat

umpp

Kedungwuni, Wartadesa. – Empat relawan tenaga kesehatan Universitas Muhamadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) akan bergabung dengan tim Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang telah berada di Sulawesi Barat untuk melaksanakan misi tanggap darurat. Mereka diberangkatkan Selasa (19/01).

Menurut rektor UMPP, Nur Izzah, tim diberangkatkan dibawah jalur MDMC. “Tim diberangkatkan dibawah jalur koordinasi MDMC PP Muhammadiyah, mohon untuk bisa menjaga nama baik UMPP,” pesannya dalam acara pemberangkatan di halamann Kampus 2 UMPP, Ambokembang, Kedungwuni, Pekalongan.

Empat relawan yakni, Dafid Arifiyanto sebagai koordinator, Tri Sakti Wirotomo, M. Gilang Maulud Setyawan, dan Riza Pahlevi akan berangkat menggunakan armada mobil beserta perlengkapan medis dan obat-obatan, melalui jalur darat menuju Surabaya kemudian menyeberang menggunakan jalur laut ke Makasar, dan selanjutnya ke lokasi bencana.

Untuk mendukung kegiatan relawan UMPP, Lazismu Kabupaten Pekalongan meberikan support (dukungan) dengan menyalurkan donasi sebesar Rp. 10 juta melalui tim tersebut guna membantu masyarakat di Mamuju. Bantuan diserahkan Ketua Badan Pengurus Lazismu Pekalongan,   Riyanto, kepada Perwakilan Relawan MDMC yang juga Dosen Keperawatan UMPP, Tri Sakti Wirotomo.

Lazismu Pekalongan juga mengajak para dermawan, orang baik dan berhati mulia untuk bergerak cepat membantu donasi kepada tim tersebut agar bisa bergerak lebih efektif di lapangan.

Ketua LPB, Rofiansa Sulthon,  saat pemberangkatan tim rewalan, berharap agar tim UMPP – MDMC Pekalongan, selalu berkoordinasi dengan tim yang sudah ada di sana terlebih dahulu. Selalu mengutamakan kesehatan dan keselamatan, apalagi saat ini masih dalam kondisi pandemi dan di lokasi masih sering terjadi gempa susulan.

Hadir dalam kesempatan itu jajaran pimpinan UMPP diantaranya Rektor UMPP, Wakil Rektor 1, Dekan FIKES, dan hadir pula Ketua Badan Pengurus dan Badan Eksekutif Lembaga Amil Zakat Infaq Sodaqoh Muhammadiyah (LAZISMU), serta Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB – MDMC) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan. (Bono)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Akses jalan Lebakbarang-Karanganyar sudah bisa dilalui

Lebakbarang, Wartadesa. - Kerjabakti atau gotong-royong antara warga, pihak Koramil, Polsek Lebakbarang dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan membuahkan Read more

selengkapnya
Bencana

Empat Kecamatan di Kota Santri terendam banjir

banjir siwalan

Kajen, Wartadesa. – Empat hari hujan yang mengguyur wilayah Kota Santri mengakibatkan empat kecamatan di wilayah tersebut terendam banjir. Kecamatan tersebut meliputi, Tirto, Sragi, Siwalan dan Kedungwuni, dengan ketinggian air berkisar 5 sampai 80 centimeter.

BPBD Kabupaten Pekalongan mencatat bahwa banjir terjadi sejak Senin (18/01) merendam hampir 2.075 rumah warga dengan rincian 717 unit rumah di Kecamatan Tirto, 495 unit rumah di Kecamatan Sragi, 894 unit rumah di Kecamatan Siwalan, dan 5 unit rumah di Kecamatan Kedungwuni.

Saat ini kebutuhan warga paling mendesak adalah bantuan pangan dan logistik lainnya seperti obat-obatan dan pakaian bersih.

Meski kondisi saat ini air mulai surut, namun dibeberapa lokasi air masih menggenang. Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, wilayah Provinsi Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Pekalangon, menyebut bahwa wilayah ini berpotensi mengalami hujan ringan sampai sedang hingga 3 hari kedepan.

Warga diminta untuk tetap waspada terhadap curah hujan yang tinggi di wilayah Kabubatan Pekalongan hinga akhir Februari mendatang. (Bono)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Akses jalan Lebakbarang-Karanganyar sudah bisa dilalui

Lebakbarang, Wartadesa. - Kerjabakti atau gotong-royong antara warga, pihak Koramil, Polsek Lebakbarang dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan membuahkan Read more

selengkapnya
Bencana

Hujan berhari-hari, Kabupaten dan Kota Pekalongan terendam banjir

banjir

Pekalongan, Wartadesa. – Guyuran hujan berhari-hari sejak Ahad hingga hari ini Selasa (17-19/01) membuat beberapa wilayah di Kabupaten dan Kota Pekalongan direndam banjir.

Di wilayah Kranji, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, air menggenangi warga sejak Senin malam. Menurut warga setempat, Muhammad Aban Falakhi, banjir yang terjadi merupakan siklus 10 tahunan.  Air yang masuk ke rumah warga sejak malam, pagi ini sudah berangsur surut.

Air juga merendam 500 rumah di Desa Tengeng Wetan, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan. Ketinggian air 30-70 centimeter. Kontributor Wartadesa, Sahuri, melaporkan bahwa banjir merupakan luapan ar dari Sungai Sragi Lama lantaran curah hujan yang tinggi sejak Ahad hingga Senin.

Selain dampak curah hujan yang tinggi, luapan air tidak bisa segera surut lantaran pembangunan jalan tol yang menyebabkan penyerapan air tidak maksimal.

Kepala Desa Tengeng Wetan Kecamatan Siwalan, Rahmat mengatakan bahwa 700 kepala keluarga terdampak banjir.  “Hampir seluruh Pedukuhan di Desa Tengeng Wetan yang terdiri dari Dukuh Tengeng, Silumbu, Kendayaan, Buntu, Gandu Lor dan Kidul. Kemudian Gandu Gempol, Cangkring Kulon dan Dukuh Cangkring Wetan terendam banjir. Untuk rumah yang kena banjir ada sekitar 500 rumah lebih dan tercatat sekitar 700 an Kepala Keluarga, ” ujarnya.

Banjir juga merendam wilayah Kelurahan Sragi, yakni Dukuh Ringin Pintu, Dukuh Gembyang dan Dukuh Pesantren dengan ketinggian air mencapai 60 centimeter.

Desa lainnya di Kecamatan Sragi yang terdampak banjir adalah Desa Tegalontar dan Desa Gebangkerep. Wilayah ini merupakan daerah langganan banjir saat hujan deras turun.

Di Kota Pekalongan, air merendam wilayah Sampangan, Kelurahan Kauman, Pekalongan Timur. Luapan air Kali Loji masuk ke permukiman warga pada Senin malam pukul 19.00 WIB.  Ketinggian air di wilayah tersebut mencapai 120 centimeter yang merendam 72 rumah yang berisi 90 kepala keluarga atau sekitar 300 jiwa.

Warga saat ini mengungsi ke rumah kerabat mereka yang lebih aman dan gedung serbaguna Sampangan.  (Bono)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Akses jalan Lebakbarang-Karanganyar sudah bisa dilalui

Lebakbarang, Wartadesa. - Kerjabakti atau gotong-royong antara warga, pihak Koramil, Polsek Lebakbarang dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan membuahkan Read more

selengkapnya
BencanaSosial Budaya

Imbas cuaca ekstrim di Pemalang, jembatan rubuh hingga banjir rendam rumah warga

jembatan ambruk

Pemalang, Wartadesa. – Cuaca ekstrim berupa hujan deras yang mengguyur Kota Ikhlas sejak Rabu (13/01) malam berdampak Bendungan Sungapan meluap. Airpun melimpas ke permukiman warga. Banjir merendam wilayah Desa Pener, Sokowangi dan Gondang di Kecamatan Taman, Pemalang.

Sungai Comal-pun mengalami hal yang sama, limpasan air kali Comal merendam permukiman warga di Desa Mojo, sejak Rabu dinihari. Ketinggian air mencapai 50 centimeter, surut pada pagi menjelang siang hari.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang, Wahadi menyebut jumlah rumah yang terdampak banjir di Desa Mojo Kecamatan Ulujami mencapai 50 rumah. Warga masih bisa beraktivitas meski dengan keterbatasan.

Luapan Kali Elon mengakibatkan banjir merendam wilayah Desa Asemdoyong. Hingga Rabu malam, air masih masuk permukiman warga.

Sementara itu, di wilayah atas, curah hujan yang tinggi mengakibatkan jembatan penghubung Desa Pabuaran Bantarbolang rubuh dihantam luapan air, Selasa (12/01). Akses warga terhambat mengingat jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses menuju desa lainnya.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemalang Suyanto menjelaskan, rubuhnya jembatan diakibatkan oleh pondasi jembatan yang tidak kuat menahan air bah saat debit air naik. “Pondasi jembatan tidak kuat menahan air bah saat debit naik, sehingga amblas di bagian ujung,”  ujarnya.

Untuk membantu akses keluar masuk warga, jembatan darurat dengan menggunakan material bambu dibuat. Jembatan ini hanya bisa dilalui pejalan kaki dan sepeda motor. (Bono)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

selengkapnya
BencanaSosial Budaya

Puncak cuaca ekstrim Maret, Bupati Pekalongan akan perbanyak EWS

ews

Paninggaran, Wartadesa. – Cuaca ekstrim berupa curah hujan yang tinggi diperkirakan bakal terjadi pada Maret 2021 mendatang. Hal tersebut akan berdampak bagi empat wilayah daerah atas Kota Santri, yakni, Petungkriyono, Paninggaran, Lebakbarang dan Kandangserang. Lempengan tanah pada empat wilayah tersebut sama, keempatnya memiliki masalah yang sama berupa tanah bergerak, dan longsor.

Antisipasi Pemkab Pekalongan yang akan dilakukan dalam menghadapi cuaca ekstrim tersebut, yakni dengan memasang lebih banyak EWS (early warning system–sistem peringatan dini).  “Karena itu sangat penting bagi para kepala desa se-Paninggaran ini nanti akan kita perbanyak EWS-nya daerah-daerah yang kemarin ada longsoran,” ujar Asip Kholbihi, Bupati Pekalongan, Senin (04/01) di aula Kecamatan Paninggaran dalam acara pembinaan kepala desa se-kecamatan Paninggaran.

Asip menyebut bahwa emat kecamatan daerah atas masuk dalam peta bencana regional Jawa Tengah. “Daerah tersebut pelu diperhatikan, kami meminta para kades harus terus (memperhatikan), sekecil apapun perubahan yang terjadi di struktur geografis masyarakatnya agar dilaporkan.” Ujarnya.

Asip juga meminta agar para kepala desa memberikan pemahaman yang betul terhadap warga, tentang bagaimana menghadapi persoalan-persoalan seperti longsor maupun angin (mitigasi bencana_red).

Dalam kesempatan yang sama, Dandim 0710/Pekalongan Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan  meminta kerjasama para lurah dan camat memulai mengantisipasi terjadinya bencana alam di wilayahnya.

“Di kampung kita Paninggaran ini, mulai hari ini saya mengajak khususnya para lurah, kita sampaikan kepada warga yang belakang rumahnya ada tebing yang curam ataupun yang rawan longsor, itu sebelum terjadi longsor ayo kerahkan gotong royong. Saya juga sudah perintahkan Babinsa untuk turun tangan membantu kesulitan masyarakat,” ajak Dandim Hamonangan.

Dandim juga mengungkapkan pihaknya akan memonitor seluruh situasi yang terjadi di wilayah dan telah menyiapkan personel siaga. (Buono)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

selengkapnya
Bencana

Ambles, akses Desa Sewidak dan Bandar putus

ambles

Banjarnegara, WartaDesa. – Akses jalan yang menghubungkan Desa Sewidak dan Desa Bandar, Banjarnegara lumpuh akibat tanah ambles yang terjadi pada Jum’at (18/12) kemarin.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara mengungkapkan bahwa hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut memperparah kondisi ruas jalan yang sebelumnya telah rusak karena tanah bergerak pada awal Desember 2020.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Banjarnegara, Budi Wahyono mengatakan bahwa hujan deras yang terus mengguyur menyebabkan ruas jalan yang ambles mencapai 50 meter.

“Sebelumnya ruas jalan tersebut sudah mengalami kerusakan karena pergerakan tanah yang terjadi pada awal Desember, namun hujan deras yang terus mengguyur mengakibatkan kondisi pagi ini makin parah hingga mencapai radius 50 meter,” ujar Budi.

Tanah ambles sedalam satu meter hingga 2,5 meter, lanjut Budi. Hal tersebut membuat tim gabungan yang menuju lokasi mengalami kesulitan lantaran wilayah perbukitan dan jalan yang terputus. “Kondisi jalan ambles sangat berbahaya sehingga untuk sementara ini tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat,” katanya.

Akibatnya,  lanjut Budi, dua desa tersebut terisolir untuk sementara waktu.

BPBD setempat mengerahkan alat berat untuk menangani amblasnya tanah tersebut. “Pagi ini tim tanggap darurat dari BPBD dan unsur lainnya sudah bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan. Upaya perbaikan jalan terus dilakukan dengan bantuan alat berat atau manual dan pengecoran,” kata Budi. (Bono)

Terkait
59 rumah tersapu angin puting beliung di Bojongnangka Pemalang

Pemalang, Wartadesa. -  59 rumah di Desa Bojongnangka Kec/Kab. Pemalang, Jawa Tengah rusak ringan hingga parah akibat tersapu angin puting Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

Akses jalan Lebakbarang-Karanganyar sudah bisa dilalui

Lebakbarang, Wartadesa. - Kerjabakti atau gotong-royong antara warga, pihak Koramil, Polsek Lebakbarang dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Pekalongan membuahkan Read more

selengkapnya