close

Kesehatan

KesehatanLayanan Publik

Klaster keluarga capai 20 kasus, warga dihimbau perketat protokol kesehatan

foto-ilustrasi-covid-19

Kajen, WartaDesa. – Warga Kabupaten Pekalongan dihimbau untuk memperketat protokol kesehatan Covid-19 dengan cara 3M, yakni mencuci tangah dengan sabun, memakai masker dan menjaga jarak guna mencegah bertambahnya persebaran virus Korona.

Himbauan disampaikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan tersebut mengingat hingga Jum’at (23/10) telah terjadi 20 klaster keluarga di Kota Santri. Padahal pekan sebelumnya, hanya 11 kasus klaster keluarga. Demikian disampaikan oleh Setiawan Dwi Antoro, Kepala Dinkes setempat.

Pria yang biasa disapa Wawan tersebut mengungkapkan bahwa dalam klaster keluarga, jumlah yang terpapar dalam satu keluarga berkisar antara dua hingga lima orang.  “Dalam dua hari ini ada lonjakan kasus yang lumayan tinggi. Penambahan kasus Korona  di Kabupaten Pekalongan merupakan hasil tracking temuan sebelumnya.

“Klaster rumah tangga bertambah dari 11 klaster menjadi 20 klaster. Sedangkan klaster perkantoran bertambah satu, yakni di Puskesmas Karanganyar. Sehingga, ada empat klaster perkantoran di Kabupaten Pekalongan, yakni DPU, DPRD, Dinkes, dan Puskesmas Karanganyar.” Ujarnya.

Tidak Boleh Isolasi Mandiri di Rumah

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo di Jakarta, Kamis (22/10) mengungkapkan bahwa tidak  ada lagi pasien positif Korona yang dirawat di rumah. Seluruh pasien harus ditangani di tempat yang telah disediakan pemerintah. Baik itu di rumah sakit, fasilitas kesehatan atau hotel untuk isolasi mandiri.

Pelarangan isolasi mandiri di rumah merupakan instruksi dari Presiden RI. “Presiden telah memerintahkan menteri kesehatan dan kami agar masyarakat yang positif Covid-19 jangan lagi dilayani di rumah,”  ujar Doni, Kamis (22/10) dilansir dari Radar Tegal.

Menurut Doni, pelarangan tersebut untuk memudahkan perawatan dan pengawasan. “Tujuannya adalah memudahkan perawatan dan pengawasan. Agar yang positif ini bisa lekas sembuh dan tidak menulari keluarga yang lain,” paparnya.

Pelarangan juga dilakukan dengan alasan  jika rumah pasien positif tidak memenuhi standar kesehatan.

Doni mengatakan saat ini pemerintah telah memberikan kesempatan pada kepala daerah agar bisa menyiapkan tempat isolasi. Namun, isolasi ini khusus bagi masyarakat yang positif meski tanpa gejala. (Eva Abdullah dengan tambahan sumber tersebut diatas)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan PublikSosial Budaya

Masuk zona merah, kegiatan keramaian di Tangkilkulon dihentikan hingga akhir bulan

semprot

Kedungwuni, WartaDesa. – Paska terpaparnya tiga orang warga Desa Tangkil Kulon, Kedungwuni, Pekalongan, Jawa Tengah, positif Covid-19, pemerintah desa setempat mengeluarkan edaran penghentian kegiatan-kegiatan yang berpotensi mengundang keramaian warga. Surat Edaran (SE) dibuat setelah dilakukan rembug warga yang digelar pada Rabu (21/10) malam, dengan dihadiri tokoh masyarakat dan jajaran pemerintahan desa.

Dalam rembug warga yang dihadiri oleh ketua RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, guru, ustadz, imam masjid dan musala, Bhabinkamtibmas dan jajaran pemerintah desa, diputuskan untuk menghentikan sementara kegiatan jama’ah tahlil, jama’ah barzanji, pengajian, pendidikan TPQ, pertemuan ibu-ibu (PKK, Muslimat, Fatayat, Aisyiyah), kegiatan olahraga, kesenian dan aktivitas lain yang mengundang keramaian.

Rapat yang dibuka oleh M. Khusnan dan dipimpin oleh Sekretaris Desa Tangkil Kulon, Muhammad Rifda Ujza tersebut secara aklamasi memutuskan penghentian sementara aktivitas keramaian terhitung  23-30 Oktober 2020.

Surat Edaran Pemerintah Desa Tangkil Kulon terkait penghentian sementara kegiatan yang mengundang keramaian. Foto: Pemdes Tangkil Kulon

Dalam rembug warga tersebut disebutkan bahwa Desa Tangkil Kulon ditetapkan masuk zona merah Covid-19. “Desa Tangkil Kulon masuk zona merah setelah tiga orang positif Covid-19. Ketiganya masih satu keluarga,” ujar Rifda saat memimpin rapat.

Rifda menambahkan bahwa ada empat orang yang sudah menjalani tes swab, “hasil swab menyebutkan tiga orang positif dan satu orang negatif, ketiganya merupakan OTG (orang tanpa gejala)” lanjutnya.

Rapat juga memutuskan Tim Tanggap Darurat Bencana Covid-19 Desa Tangkil Kulon untuk melakukan penyemprotan disinfektan pada wilayah terpapar Korona dan menyiapkan kebutuhan makan, dan minuman untuk keluarga yang terpapar.

Pantauan di lapangan, hari ini, Jum’at (23/10) ketua RT setempat menggalang donasi dari warga. Donasi dihimpun untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga yang terpapar Covid-19. (Eva Abdullah)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya
Kesehatan

Kabupaten Pekalongan masuk zona merah dengan resiko tinggi

zona merah

Kajen, WartaDesa. – Bertambahnya kasus Covid-19 di beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Pekalongan dengan total positif 248 orang, terdiri dari 12 orang meninggal dunia, 171 sembuh, 45 orang menjalani isolasi mandiri, dan 20 orang masih dirawat (data https://corona.pekalongankab.go.id) menjadikan Kabupaten Pekalongan masuk zona merah dengan resiko tinggi penyebaran virus Korona. Demikian disampaikan Kepala Dinkes Setyawan Diwantoro, Kamis (15/10).

Dari pantauan laman corona.pekalongankab.go.id hingga semalam, kasus positif Covid-19 tertinggi ada di Kecamatan Wiradesa, Kedungwuni, Bojong, Kajen, dan  Karangdadap.

“Sebelumnya Kabupaten Pekalongan, sempat zona orange, tapi sekarang berstatus zona merah karena semakin tingginya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Pekalongan,” ujar Setyawan usai rapat koordinasi terbatas bersama Plt Bupati Pekalongan di kantor Bupati Pekalongan.

Sumbangan kasus baru, lanjut Setyawan, yakni di Lebakbarang dengan tujuh kasus. “Sebelumnya di Lebakbarang tidak ada kasus, kemarin terjadi lonjakan sampai tujuh kasus dan itu satu keluarga.” Lanjutnya.

Selain itu, ada penambahan di Wiradesa hingga membuat status Kabupaten Pekalongan menjadi zona merah. Tutur Setyawan.

Mesuknya zona merah tersebut membuat pihak Dinkes meminta warga lebih disiplin menjalankan protokol kesehatan. “Kami kembali mengimbau seluruh warga, agar mematuhi protokol pencegahan Covid-19, seperti menggunakan masker, jaga jarak, rajin cuci tangan, dan menghindari kerumunan,” tambah pria yang acapkali disapa Wawan tersebut.

Klaster tertinggi di Kabupaten Pekalongan, masih menurut Wawan, adalah klaster keluarga.  Berikut data persebaran Covid-19 di Kota Santri,

Bojong : 30 orang, Buaran : 12 orang, Doro : 8 orang, Kajen : 22 orang, Karanganyar : 7 orang, Karangd:p : 18 orang, Kedungwuni : 30 orang, Kesesi : 9 orang, Paninggaran : 2 orang, Siwalan : 6 orang, Sragi : 15 orang, Talun : 3 orang,Tirto : 15 orang, Wiradesa : 38 orang, Wonokerto : 15 orang,  Wonopringgo : 12 orang, Lebakbarang : 6 orang. (Redaksi)

 

Terkait
Dua cucian jins di Pegaden Tengah ditutup Satpol PP

Wonopringgo, Wartadesa. - Dua tempat pencucian jins di Desa Pegaden Tengah Kecamatan Wonopringgo Kabupaten Pekalongan ditutup oleh Satpol PP, hari Read more

Puskesmas tak jadi naik 400 persen, ditunda Bupati Pekalongan

Kajen, Wartadesa. - Kenaikan tarif pelayanan Puskesmas di Kabupaten Pekalongan sebesar 400 persen sejak tanggal 1 Februari 2018, mulai hari Read more

Masuk 10 besar wilayah rawan narkoba Jateng, Saelany akan bentuk BNNK

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Tingginya kasus pelanggaran kasus narkoba di Kota Pekalongan, membuat wilayah ini masuk dalam 10 besar wilayah Read more

Pekalongan ‘darurat’ gizi buruk

Pekalongan Kota, Wartadesa. - Kota Pekalongan 'darurat' gizi buruk, setidaknya 13 balita di Kota Batik menderita gizi buruk dengan penyakit Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Klaster baru, empat anggota Polres Batang terpapar Korona

mukhlasin

Batang, WartaDesa. – Setelah muncul klaster pondok pesantren, perkantoran dan keluarga. Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Jawa Tengah mendeteksi klaster baru, dalam swab test Dinkes setempat mendeteksi empat anggota Polres Batang dan satu orang dari pondok selamat serta sembilan warga Tulis, terpapar Covid-19.

Kepala Dinkes Batang, Mukhlasin mengungkapkan bahwa pada Jum’at (02/10) swab test menemukan empat anggota Polres yang positif Korona, dan satu orang di Ponpes Selamat, Tulis. “Jumat lalu kami menemukan empat  anggota Polres Batang positif Covid-19, dan tambahan lainya, yaitu satu di Ponpes Slamet, dan 9 lainya dari klaster keluarga di Kecamatan Tulis,” ucapnya. Ahad (04/10).

Bertambahnya klaster Covid-19 di Kota Berkembang tersebut membuat Dinas Kesehatan Kabupaten Batang akan meningkatkan tracking dan swab test. “Kami akan terus menggelar swab test, dan terus melakukan tracking, dan penindakan jika masyarakat tak menjalankan protokol kesehatan,”  lanjutnya.

Mukhlasin mengaku bahwa tingkat persebaran Korona di Batang masih tinggi yakni mencapai lima persen. “Angka penularan di Kabupaten Batang masih tinggi, karena mencapai 5 persen. Begitu juga angka kematian yang mencapai 7,5 persen,” tambahnya.

Hingga hari ini, warga terkonfirmasi positif 406 orang, dirawat 97 orang, sembuh 280 orang, meninggal dunia 29 orang. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Tekan persebaran Covid-19 di Batang, dua pengajian dibatalkan

kesbangpol

Batang, WartaDesa. – Dua acara pengajian di Batang, Jawa Tengah dibatalkan dengan kesadaran penuh penyelenggaranya, guna menekan laju persebaran Covid-19 di wilayah tersebut. Demikian disampaikan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Batang, Rusmanto, Jum’at (02/10).

“Keduanya adalah acara pengajian, jamaahnya ada yang ratusan hingga ribuan,”  tutur Rusmanto di kantornya kemarin.

Menurut Rusmanto, pembatalan acara tersebut atas kesadaran penyelenggara. Mereka sadar bahwa kegiatannya  berpotensi mengumpulkan massa atau mengundang keramaian tidak boleh dilaksanakan.

Kepala Kesbangpol Batang mengapresiasi pembatalan acara tersebut guna menekan tingkat kematian dan menaikkan tingkat kesembuhan. “Kami berterima kasih pada para pihak yang legowo menunda kegiatannya hingga pandemi Covid-19 mereda,” lanjutnya.

Update kasus Korona per 2 Oktober 2020, yang dirilis oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat kematian akibat virus Corona (Covid-19) di Indonesia bertambah sebanyak 116 orang pada Jumat (2/10).

Jawa Tengah menjadi provinsi kedua setelah Jawa Timur dengan kasus kematian tertinggi akibat Covid-19. Hingga hari ini, ada penambahan kematian akibat Covid-19 sebanyak 17 orang. Secara kumulatif angka kematian akibat Covid-19 di Jawa Tengah mencapai 1.436 orang. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan PublikSosial Budaya

Muncul klaster pondok, perkantoran dan keluarga di Batang

ilustrasi_corona

Batang, WartaDesa. – Kurang patuhnya warga terhadap penerapan protokol kesehatan dianggap menjadi penyumbang bertambahnya jumlah positif Covid-19 di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Menurut dr Mukhlasin, Kepala Dinas Kesehatan setempat, hingga 2 Oktober 2020, jumlah kasus Korona tembus angka 398 orang. Rinciannya dirawat 91 orang, sembuh 278 orang dan meninggal dunia 29 orang. Dari jumlah kasus tersebut berasal dari klaster, perkantoran, pondok pesantren dan keluarga.

Diketahui bahwa 10 santri di Pondok Pesantren Selamat, Tulis, Batang positif Covid-19 berdasarkan hasil swab, beberapa waktu lalu.

“Penambahan ini menunjukkan masyarakat Batang belum menyadari pentingnya protokol kesehatan. Kalau tingkat angka kepatuhan protokol kesehatannya sudah mencapai 85 persen, kasus akan menurun,”  ujar Mukhlasin.

Jumlah kasus positif Korona di Batang menunjukkan penambahan yang cukup tinggi, sedikitnya lima kasus perhari. “Ini akan meningkat terus, karena angka risikonya trennya masih meningkat lebih dari 5. Begitu juga angka kematian, yang normalnya kurang dari 5 tapi di Batang mencapai 7,” lanjutnya.

Pihak Dinkes Batang meminta warga dengan gejala OTG (orang tanpa gejala) untuk melakukan isolasi mandiri. (Eva Abdullah)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

Kabar duka, pekan ke-30, limapuluh orang positif Covid-19, lima orang meninggal

klaster taman

Pemalang, WartaDesa. – Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pemalang Tutuko Raharjo, menyampaikan kabar duka dan keprihatinannya bahwa pekan ke-30 di Kota Ikhlas tercatat 50 orang positif Korona dan lima orang diantaranya meninggal.

“Melanjutkan kegiatan tracing dan testing dari Minggu sebelumnya sampai dengan pertengahan Minggu ke 30 ini, dengan rasa prihatin gugus tugas kembali melaporkan adanya banyak penambahan yang terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 50 orang dan 5 orang di antaranya meninggal dunia,” kata Tutuko, Jum’at (02/10).

Tutuko menyebut bahwa 50 positif Korona tersebut terdiri dari 30 laki-laki dan 20 orang perempuan. Sedang lima orang yang meninggal dimakamkan dengan standar pemakama Covid-19.

Adapun persebaran warga positif Covid-19 di Pemalang menurut Tutuko sebagai berikut,  15 orang  warga Kecamatan Pemalang 3 di antaranya meninggal dunia, 15 orang  warga Kecamatan Taman 2 diantaranya meninggal dunia. Sementara sisanya yaitu 2 orang warga  Kecatan Petarukan, 1 orang warga Kecamatan Comal, 3 orang warga Kecamatan Ulujami, 2 orang warga Kecamatan Bantarbolang, 2 dari Randudongkal, 4 orang dari Warungpring, 3 orang dari Pulosari, 1 orang dari Kecamatan Belik, dan 1 orang bukan asli penduduk Kabupaten Pemalang.

Selain itu, Tutuko mengabarkan 11 orang sembuh, terdiri dari 4 orang berjenis kelamin laki-laki dan 7 orang perempuan, yang berasal dari 3 orang dari Kecamatan Pemalang, 3 orang warga Taman, 2 orang warga Ulujami, 1 orang dari Pulosari, dan 2 orang dari Kecamatan Randudongkal.

Untuk mengurangi persebaran Korona di Pemalang, pihak Pemkab Pemalang akan terus menggelar operasi yustisi pengenaan masker. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan Publik

50 warga Duwet jalani rapid test

covid pekalongan

Bojong, WartaDesa. – Adanya warga Desa Duwet, Bojong, Pekalongan yang terpapar Covid-19, membuat petugas Puskesmas setempat melakukan tracking dengan menggelar rapid test kepada 50 warga Duwet di balaidesa setempat, Rabu (30/09) kemarin.

Diketahui, hingga Kamis (01/10) data web monitoring Covid-19 Kabupaten Pekalongan mencatat 25 warga terkonfirmai Korona di Kecamatan Bojong.

Menurut Mastur, petugas Surveilan Puskesmas Bojong, rapid yang digelar merupakan tracking untuk mendeteksi persebaran Covid-19 di Desa Duwet. “Sebelumnya ada terdeteksi warga Duwet yang terkena covid, akhirnya di-tracking. Dan terdata sebanyak 50 warga yang dirapid test di sini,” ungkapnya.

Mastur menyebut bahwa rapid test massal di Duwet merupaka kali kedua. Bulan sebelumnya petugas menggelar rapid. Ia menyebut ada satu warga yang sembuh dari virus asal Wuhan tersebut. “Alhamdulillah, dari yang positif kemarin sudah ada satu yang sembuh ,” lanjutnya.

Dari 50 peserta rapid test massal, hasilnya kebanyaka non reaktif. Pungkas Mastur. (Eva Abdullah)

Terkait
Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

Ombudsman apresiasi Polres Batang bentuk tim khusus tangani kasus pembunuhan Haniyah

Batang, Wartadesa. - Polres Batang Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk menangani kasus pembunuhan yang menewaskan Haniyah (35), warga Desa Gapuro Read more

Warga Gondang pertanyakan hasil pajak parkir pasar

Pemalang, Wartadesa. - 50 pemuda Desa Gondang Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah mempertanyakan hasil pajak parkir pasar desa. Mereka Read more

selengkapnya
KesehatanSosial Budaya

Tak pakai masker, PL diamankan ke Mapolsek

ilustrasi pl pake masker

Pemalang, WartaDesa. – Operasi penegakan disiplin protokol kesehatan yang digelar oleh Polsek Petarukan, Pemalang, Jawa Tengah, menyisir tempat karaoke di komplek pertokoan Petarukan. Alhasil, puluhan pemandu lagu (PL) dibawa ke Mapolsek setempat, lantaran tidak mengenakan masker saat bekerja.

“Dua puluh  pemandu lagu kami amankan ke Mapolsek,” ujar Kapolsek Petarukan AKP Heru Irawan, Rabu (16/09).

Heru menambahkan, petugas menggelar operasi kurun waktu 21.00 WIB hingga 23.00 WIB dengan sasaran tempat hiburan malam yang setiap harinya ramai pengunjung sehingga berkemungkinan besar kurang menerapkan protokol kesehatan, seperti masker.

Saat operasi, petugas mendapati banyak pemandu lagu yang tidak mengenakan masker di tempat kerjanya. Di Mapolsek, keduapuluh PL ini kemudian diberi pembinaan dan pengarahan untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. Setelah sebelumnya diperiksa. (Eva Abdullah)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Longsor, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar tertutup batu

Lebakbarang, Wartadesa. - Akibat hujan yang mengguyur wilayah Lebakbarang, ruas jalan Lebakbarang-Karanganyar, terjadi longsor yang menutup ruas jalan di dua Read more

selengkapnya
KesehatanLayanan PublikSosial Budaya

Warga Batang terkena Covid-19 dapat tunjangan Rp 1 juta

wihaji

Batang, WartaDesa. – Sebanyak 76 warga Batang positif Covid-19 mengajukan permohonan bantuan santunan sebesar Rp 1 juta. Santunan tersebut diberikan kepada orang yang dinyatakan positif covid-19 dengan status orang tanpa gejala yang melakukan isolasi mandiri.

Bupati Batang, Wihaji mengungkapkan bahwa santunan tersebut dalam rangka untuk mensukseskan grakan zero covid-19 di wilayahnya. “Kita memang memiliki gerakan zero covid-19 tapi belum maksimal, justru malah ada kenaikan. Ini sesuai prediksi ada peningkatan di bulan Agustus,\” kata Wihaji saat ditemui di kantornya, Senin (7/9).

Wihaji meminta warga Batang tidak takut dengan Covid-19, namun dengan mematuhi protokol kesehatan. “Kita harus edukasi masyarakat secara bersama, karena covid-19 belum selesai patuhi protokol kesehatan. Sehat bukan hanya untuk kita tapi keluarga dan saudara-saudara kita,” jelas Wihaji.

Sementara itu, Joko Tetuko, Kepala Dinas Sosial Batang mengatakan bahwa bantuan diambil dari alokasi anggaran bantuan sosial. “Warga Batang terpapar covid-19 dapat bantuan uang Rp1 juta, yang bantuan tersebut diambilkan dari alokasi anggaran bantuan sosial yang sekarang sudah ada 76 pemohon bantuan,” ungkapnya.

Alokasi bantuan sosial yang dikelola bukan saja untuk covid-19, tapi juga masalah sosial lainnya seperti operasional pengobatan bagi masyarakat miskin dan bantuan bencana. “Nilai alokasi anggarannya sebesar Rp400 juta di penetapan APBD, dan ini masih mengajukan penambahan anggaran perubahan sebesar Rp200 juta,” lanjutnya.

Untuk pengajuan santunan tersebut, lanjut Joko, cukup dengan foto kopi KTP, surat keterangan tidak mampu dari kelurahan/desa dan surat keterangan dari laboratorium atau klinik yang menyatakan positif Covid-19. (Eva Abdullah)

Terkait
Terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, dua anak meninggal

Tirto, Wartadesa. - Dua saudara sepupu terseret ombak di Pantai Kisik Wonokerto, Senin (01/01) sekitar pukul 11.35 WIB. Kedua bucah Read more

Gudang oven pabrik kayu lapis di Karanganyar ludes terbakar

Karanganyar, Wartadesa. - Gudang Oven Kayu Lapis PT Duta Albasy di Jalan Raya Kulu Asri, Desa Kulu Kecamatan Karanganyar Kab. Read more

Rusak, Jalan Raya Ketitang-Sedayu dikeluhkan warga

Bojong, Wartadesa. - Kerusakan Jalan Raya Ketitang (Bojong) - Sedayu (Wonopronggo) dibeberapa titik dikeluhkan warga, musim penghujan menambah kondisi jalan Read more

Lagi, galian C didemo Warga

Karanganyar, Wartadesa. - Rabu ( 03/02) Ratusan warga Desa Kutosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan mendatangi lokasi Galian C yang beradi Read more

selengkapnya