close
Hukum & Kriminal

Dua terkena sabetan celurit dalam tawuran antar pelajar

tawuran

Tegal, Wartadesa. –  Tawuran antar pelajar terjadi di depan Moro Jalan Kapten Sudibyo, Kelurahan Debong Kulon, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal menyebabkan dua orang terkena sabetan celurit, bahkan satu korban masih tertancap celurit di kakinya saat dilarikan ke rumah sakit, Ahad (15/09). Pelaku saat ini sudah diamankan oleh petugas.

Menurut para saksi, Rian Hidayatuloh (15), pelajar kelas 10 sebuah sekolah menengah kejuruan negeri, warga Kramat RT. 04/03, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal; Gultom Tenaros, nelasan asal Jalan Blanak Gang 5 Rt. 03/02 Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal; dan Safrizal Aldiansyah (17), pelajar kelas 10 sebuah sekolah menengah kejuruan negeri, warga Jalan Merpati, Gang Prenjak Rt. 08/02 Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, mengungkapkan bahwa bentrokan menyebabkan celurit menancap kaki sebelah kiri dan satu korban lagi terkena sabetan di bagian rusuk sebelah kanan.

Saksi menambahkan, bentrok antar kelompok terjadi antara Kelompok Slerok melawan Gengster Randugunting sekitar pukul 02.00 WIB. Sekitar 20 orang terlibat dalam aksi tawuran antar kelompok tersebut. Aksi tawuran dilakukan dengan menggunakan sepeda motor berboncengan tiga (bontong) dan berjalan kaki. Pelaku tawuran ada yang membawa celurit, plat besi dan tombak. Sebelumnya, para pelaku tawuran berkumpul di depan Moro Tegal.

Korban atas nama Ibrahim Junior Toweli (16), warga Damyak Rt. 01/01 Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal harus dilarikan ke RSU Islam Tegal lantaran kaki kirinya terkena sabetan celurit dan masih menempel di kaki. Sementara Rafi Wildan H, warga Slerok Rt. 05/03 Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal dirawat di RS Kardinah Tegal akibat terkena sabetan celurit di rusuk sebelah kanan.

Menurut keterangan dari pihak RSU Islam Tegal korban akan dirujuk ke RSU Ortopedi Purwokerto karena korban mengalami sabetan celurit mengenai tulang lutut.

Pelaku, Adit Surya Praha alias Coro (17), salah seorang pelajar kelas 12 sebuah sekolah menengah atas swasta di Kota Tegal langsung diamankan Sat Reskrim Polres Tegal Kota usai kejadian.  (Eky Diantara/Embong Sriyadi)

Terkait

[caption id="attachment_1300" align="aligncenter" width="768"] Polsek Sragi membantu mengatur lalu lintas di depan SMA Negeri 1 Sragi, Jum'at (14/10). Foto : Read more

Warga terdampak tol mulai pindah

[caption id="attachment_1331" align="aligncenter" width="768"] Warga terdampak tol di desa Bulakpelem, Sragi ini mulai membongkar rumahnya secara swadaya. (15/10) Foto : Read more

Angaran Pilkades Rembang telan 1.5 miliar

[caption id="attachment_1372" align="alignnone" width="717"] Ilustrasi: Rembang akan melaksanakan pilkades bagi 43 desa secara serentak pada 30 Nopember 2016 mendatang. Rembang, Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : tawuran pelajar