Warta Desa, Pekalongan – 28 Januari 2024 – Bencana longsor yang terjadi di Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, mengakibatkan tiga rumah warga lenyap tertimbun tanah. Rumah yang terdampak adalah milik Khodir, Tri Sobirin, serta seorang pendeta yang kini sementara tinggal di rumah dinas.
Tragedi ini tidak hanya menyebabkan kerusakan materi, tetapi juga menelan korban jiwa. Sebanyak 25 orang dilaporkan meninggal dunia dan telah berhasil dievakuasi oleh tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, PMI, serta relawan masyarakat. Sementara itu, proses pencarian dan evakuasi telah dihentikan, namun petugas keamanan dari TNI, Polri, dan BPBD masih bersiaga guna mengantisipasi kemungkinan longsor susulan.
Jumadi, tokoh masyarakat sekaligus Ketua Masjid setempat, mengungkapkan bahwa Khodir dan Tri Sobirin saat ini mengungsi di rumah saudara mereka. Ia berharap ada perhatian dari pemerintah, khususnya Pemerintah Kabupaten Pekalongan, agar warga yang kehilangan rumah akibat longsor dapat segera mendapatkan bantuan tempat tinggal yang layak.
“Kami berharap ada bantuan untuk warga kami yang rumahnya tertimbun longsor, agar mereka bisa memiliki tempat tinggal lagi,” ujar Jumadi.
Bencana ini semakin menambah daftar musibah alam yang terjadi di Kabupaten Pekalongan, khususnya di Desa Kasimpar. Warga berharap ada langkah cepat dari pemerintah dan pihak terkait untuk membantu para korban serta melakukan upaya mitigasi agar kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang. (Rohadi)










