close
Sosial Budaya

Hari ke-5 awak bus Pemalang-Randudongkal, masyarakat jadi repot

bus pemalang mogok1

Pemalang, Wartadesa. – Aksi mogok ratusan awak bus jurusan Pemalang-Randudongkal Jawa Tengah memasuki hari kelima, ratusan pelajar dan masyarakat dijadikan repot. Pasalnya mereka kesulitan menuju lokasi aktivitas masing-masing.

Sopir Bus Pemalang-Randudongkal Ancam Perpanjang Mogok

Aksi mogok awak bus 3/4 hingga memasuki hari kelima, Jum’at (21/7) tetap menuntut agar bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) jurusan Jakarta-Pemalang tidak mengambil penumpang di jalur Selatan Pemalang, Belik, Watukumpul, Moga dan Pulosari.

Audiensi Dengan DPRD Pemalang, Ini Tuntutan Awak Bus Pemalang-Randudongkal

Kondisi tersebut merepotkan masyarakat pengguna angkutan umum atau bus. Terlebih para pelajar yang akan berangkat atau pulang sekolah. Sementara tidak ada alternatif lain selain naik bus angkutan umum 3/4 tersebut.

Awak Bus Pemalang-Randudongkal Lanjutkan Aksi Mogok

Siswa SMP kelas 7 yang akan berangkat sekolah dari Bantarbolang menuju Pemalang yang seharusnya jam 07.00 harus sudah di sekolah namun banyak yang terlantar dan terlambat.

Anggota Polsek Bantarbolang, Polres Pemalang saat melaksanakan patroli menjumpai siswa SMP yang sedang menunggu bus.  “Anggota kami dipimpin Aipda Teguh Yuwono mengantar siswa tersebut ke sekolah yang dituju,” jelas Kapolsek Bantarbolang, AKP Sriyanto.

Sopir Bus Pemalang-Randudongkal Lakukan Aksi Mogok

Kapolsek Bantarbolang AKP Sriyanto menghimbau kepada dinas terkait segera menyelesaikan hal tersebut karena menghambat kelancaran prose belajar mengajar dan aktivitas warga pada umumnya.

Sementara itu, Zuhdan Ali, warga Bantarbolang Pemalang, mengungkapkan dirinya sepakat bus AKAP terus beroperasi hingga wilayah Randudongkal. “Saya sangat setuju dengan dilanjutnya bus AKAP terus beroperasi ke wilayah Randudongkal, bahkan bila perlu sampai ke Moga, pasalnya bus jurusan Pemalang – Randudongkal tarifnya tidak wajar, apalagi jika sudah malam ataupun pagi dini hari, tarifnya lebih mahal lagi.” Tuturnya kepada Wartadesa. (Eva Abdullah)

Terkait
Pantai Depok, Nasibmu Kini

Meski sudah ada pemecah ombak, abrasi terus menggerus Pantai Depok Pekalongan (12/10)

Rusak, warga rehab Mushola “Pasar Kebo”

Warga sekitar Mushola Pasar Kebo - Kajen merehab Mushola, Jum'at (14/10). Foto : Eva Abdullah/wartadesa Kajen, Read more

[Video] Pantai Siwalan Nasibmu Kini

https://youtu.be/-ifv0wgTxAM Pesisir pantai siwalan hingga wonokerto Kab. Pekalongan terus terkikis, Pemukiman warga terus terancam hilang. Sebagian rumah warga  sudah tidak Read more

Meneruskan estafet kepemimpinan rating IPPNU Pecakaran

Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Pecakaran, Wonokerto - Pekalongan berlangsung khidmad. (14/10) Foto : Wahidatul Maghfiroh/wartadesa. Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : aksi mogok sopir bus Pemalang