close
Bencana

Hujan deras akibatkan longsor di Paninggaran, Lebakbarang dan Tersono

longsor

Paninggaran, Wartadesa. – Hujan deras dalam sepekan ini mengakibatkan longsor kembali terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Pekalongan dan Batang. Di Kota Santri longsor kembali terjadi di Dusun Sasak, Desa Lambanggelun, Paninggaran yang menyebabkan dua rumah warga rusak. Di Dukuh Mendelun, Desa Lambanggelun hujan mengakibatkan talud rumah warga longsor.

Selain di dua pedukuhan tersebut, bencana longsor terjadi di jalan Desa Kutorembet Lebakbarang Pekalongan, hingga menyebabkan akses jalan tertutup. Longsor pun terjadi di Kabupaten Batang. Desa Sendang dengan Desa Rejosari Barat tertutup  longsor  hingga akses jalan warga tidak dapat dilewati.

Longsor Desa Lambanggelun di dua pedukuhan

Pagi tadi, Selasa (07/01) dua rumah warga Dusun Sasak, Desa Lambanggelun, Paninggaan tertimpa longsoran tanah, akibat hujan deras sejak siang hingga pagi hari. Dapur milik Catri (56) tertimpa longsor sekitar pukul 06.00 WIB hingga tanah pada bagian dapur turun 10 meter kebawah. Kerugian material diperkirakan Rp 7 juta.

Longsor di Dusun Sasak juga merusakkan dapur milik Salim (45). Dapur rumah warga tersebut tertimpa tebing setinggi 15 meter yang longsor akibat curah hujan yang tinggi. Kerugian ditaksir Rp 5 juta.

Pejabat Sementara Danramil 13/Paninggaran Lettu Infanteri Jumarno membenarkan kejadian tersebut. “Betul ada dua rumah warga yang terdampak longsor pada selasa (7/1) pagi tadi, saat ini Babinsa dan Babinkamtibmas dibantu masyarakat setempat sedang melakukan pembersihan material longsor di dua rumah warga tersebut,”jelas Lettu Jumarno.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadia di pedukuhan tersebut, warga dibantu relawan TNI/Polri tengah melakukan kerjabakti mengevakuasi material longsor.

Di desa yang sama, bencana longsor terjadi di Dukuh Mendelun Rt 01/03 Desa Lambanggelun, Paninggaran. Talud sepanjang 10 meter dengan ketinggian 5 meter milik Supandi, ambruk. Senin (06/01).

Longsor di Lebakbarang tutup akses jalan warga

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Lebakbarang mengakibatkan longsor terjadi pada ruas jalan Desa Kutorembet-Mendolo. Akibatnya akses jalan warga tertutup. Kejadian yang berlangsung pada Senin (06/01) pukul 23.30 WIB tengah malam tersebut menyebabkan material batu bercampur tanah menutup ruas jalan desa.

Warga setempat mengungkapkan bahwa ruas jalan sepanjang 30 meter tertutup oleh  batu-batuan, pohon kayu besar, tanah lumpur, batu kerikil yang berasal dari bukit dengan ketinggian  kurang lebih 50 meter. Tumpukan material longsor hingga ketinggian 3 meter di lokasi kejadian, saat ini sedang dibersihkan oleh warga.

Warga berharap ada bantuan alat berat untuk mengevakuasi material longsor tersebut.

Longsor di Tersono akibatkan akses warga tertutup

Sementara itu di Kecamatan Tersono Kabupaten Batang, tebing setinggi 6 meter dengan lebar 4 meter longsor dan menutup akses jalan warga Desa Sendang-Rejosari Barat. Senin (06/01) pukul 22.00 WIB.

Untuk membuka kembali akses jalan tersebut Muspika Kecamatan Tersono bersama dengan masyarakat Desa Gondo melaksanakan pembersihan tanah longsoran yang sepenuhnya menutup badan jalan dengan menggunakan alat alat tradisional berupa cangkul, sekop dan karung pada Selasa (07/01).

Sunaryo, Kades setempat mengungkapkan bahwa ruas jalan tersebut merupakan satu-satunya akses warga dari Sendang ke Kecamatan Tersono maupun ke Limpung.  (Eva Abdullah)

Tags : lebakbaranglongsorpaninggarantersono