Warta Desa, Talun, 27 Desember 2024 – Warga Desa Karangasem, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, dikejutkan dengan kabar bahwa mobil siaga desa yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan masyarakat diduga telah digadaikan oleh kepala desa. Kasus ini menuai kemarahan warga, mengingat mobil siaga merupakan fasilitas vital untuk pelayanan masyarakat, terutama dalam keadaan darurat.
Menurut keterangan beberapa warga, mobil siaga tersebut sudah tidak terlihat di desa selama lebih dari lima bulan. Setelah diselidiki, terungkap bahwa mobil tersebut diduga digadaikan oleh kepala desa untuk keperluan pribadi. “Kami sangat kecewa. Mobil itu seharusnya untuk kepentingan warga, bukan untuk kepentingan pribadi,” kata warga setempat yang engan di sebut nama nya, salah satu tokoh masyarakat.
Kepala desa, yang diduga menjadi pelaku penggadaian, belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus ini. Namun, sejumlah perangkat desa mengaku tidak mengetahui tindakan tersebut hingga informasi ini mencuat.
Sementara itu, warga mendesak agar pemerintah daerah segera mengembalikan mobil siaga ke desa dan mengambil tindakan hukum terhadap kepala desa jika terbukti bersalah.
“Kami berharap kasus ini segera diselesaikan. Jangan sampai aset yang seharusnya membantu warga malah disalahgunakan,” tambah, seorang warga lainnya.
Hingga saat ini, pihak berwenang sedang mengumpulkan bukti dan melakukan investigasi lebih lanjut. Kasus ini menjadi peringatan penting tentang pentingnya transparansi dan tanggung jawab dalam pengelolaan aset desa. (Tim Liputan)
Bagikan tautan dengan scan QR Code berikut










