close
Ekonomi

Krupuk Usek Khas Pekalongan Asal Desa Botosari Tembus Pasar Online dengan Aneka Varian Rasa

IMG-20251220-WA0014

Warta Desa, Pekalongan — 20-desember 2025 Produk kuliner khas Pekalongan berupa krupuk usek asal Desa Botosari, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, kini mulai dikenal lebih luas berkat inovasi pemasaran berbasis penjualan online. Camilan tradisional tersebut diproduksi oleh warga setempat dengan merek Rayyantore.

Krupuk usek yang selama ini identik sebagai jajanan tradisional pedesaan, kini dikemas lebih modern tanpa meninggalkan cita rasa autentiknya. Rayyantore menghadirkan berbagai varian rasa, di antaranya pedas, manis, sambal ijo, dan rasa bawang, yang disesuaikan dengan selera konsumen masa kini.
Pengelola Rayyantore menyampaikan bahwa usaha ini dirintis sebagai upaya memberdayakan potensi lokal desa, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Dalam proses produksinya, bahan baku dipilih secara selektif dan diolah secara higienis. Uniknya, krupuk usek ini tidak digoreng menggunakan minyak, melainkan digoreng dengan media pasir, sehingga menghasilkan tekstur khas dan lebih ringan saat dikonsumsi.

“Awalnya hanya untuk konsumsi lokal, namun kini kami fokus pada pemasaran online agar krupuk usek khas Botosari bisa dikenal hingga luar daerah,” ujarnya.
Pemasaran dilakukan melalui media sosial dan marketplace, sehingga memudahkan konsumen dari berbagai wilayah untuk melakukan pemesanan secara langsung. Respons pasar pun dinilai cukup positif, terutama dari konsumen yang merindukan cita rasa camilan tradisional dengan sentuhan modern.

Keberadaan krupuk usek Rayyantore diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan pendapatan pelaku UMKM, tetapi juga menjadi ikon kuliner khas Desa Botosari, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di wilayah Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan. (Rohadi)

Terkait

[caption id="attachment_1441" align="aligncenter" width="803"] Calon penerima PKH di Kecamatan Kedungwuni divalidasi, Rabu (19/10). Foto: Eva Abdullah Ajis/wartadesa Kedungwuni, Wartadesa - Read more

Video: Jembatan Pantianom Sragi rusak parah

https://youtu.be/5a-RUxZT9IQ Rusak parah. Jembatan Pantianom yang menghubungkan kecamatan Sragi dan kecamatan Bojong kondisinya memprihatinkan, rusak parah dan belum ada perbaikan. Read more

Warga Keluhkan Harga Cabai Meroket

Meroket. Harga cabai melonjak naik, demikian dituturkan Anik, pedagang cabai di Pasar Induk Kajen (27/11). Foto: Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : kerupuk