close
Kesehatan

Layanan darurat di rumah sakit tanpa uang muka

pelayanan tanpa uang muka

Kajen, Wartadesa. – Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi menginstruksikan kepada seluruh rumah sakit yang ada di Kabupaten Pekalongan, untuk mendahulukan penanganan pasien gawat darurat tanpa menarik uang muka terlebih dahulu.

“Saya sudah instruksikan kepada Dinas Kesehatan dan seluruh rumah sakit milik pemerintah, agar mendahulukan pelayanan pasien gawat darurat dulu. Masalah administrasi nanti belakangan,” tegas Asip, saat meninjau pelayanan di RSUD Kajen, Senin, (11/9).

Asip menambahkan, selain rumah sakit milik pemerintah, pihak pemerintah Kabupaten Pekalongan juga bekerjasama dengan rumah sakit swasta yang ada di wilayah Kota dan Kabupaten Pekalongan, agar memberikan pelayanan maksimal kepada warga masyarakat.

“Pokoknya kalau ada yang sakit dan memiliki KTP Kabupaten Pekalongan, agar segera ditangani. Khususnya yang gawat darurat dan ibu hamil maupun ibu melahirkan,” tambah orang nomor satu di Kota Santri tersebut.

Menurut Asip, apabila ada orang yang sakit dan kondisinya gawat atau kritis, tidak diperkenankan menarik uang muka. pasien harus segera ditangani terlebih dahulu terhadap keadaan kegawatdaruratan.

“Masalah biaya, nanti ditanggung oleh pemerintah, semuanya gratis. Asalkan memiliki BPJS, Jamkesda dan kartu kesehatan lainnya,” tambah Asip.

Selain itu, Asip meminta agar kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dan seluruh rumah sakit untuk mencarikan rumah sakit lain sebagai rujukan jika diperlukan.

“Tidak hanya RSUD Kraton dan RSUD Kajen saja, tapi berlaku untuk semua rumah sakit. Pokoknya yang punya KTP Pekalongan, harus segera mendapatkan pelayanan,” tandas Asip.

Instruksi Bupati tersebut merupakan antisipasi kejadian yang menimpa bayi Debora di Jakarta, agar tidak terjadi di Pekalongan. Debora meninggal di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres pada Ahad (3/9). Debora disebut tidak menerima penanganan medis karena kekurangan uang muka. (WD, Humas Pemkab Pekalongan)

Terkait
Gathering Pejuang Myasthenia Gravis Indonesia

Bekasi, Wartadesa. – Pejuang Myasthenia Gravis Indonesia (PMGI) yang berdiri pada tahun 2016 yang lalu, menyelenggarakan Gathering dan Silaturrahim perdana Read more

Sejak Ramadhan lalu warga Gunungsari Pemalang kekurangan Air

Pemalang, Wartadesa. - Warga Desa Gunungsari Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, sejak bulan Ramadhan lalu kekurangan air bersih. Biasanya Read more

Sejumlah orang tua tolak vaksinasi Rubella

Pekalongan Kota, Wartadesa. -  Setidaknya 15 orang tua siswa di beberapa SD di wilayah Kota Pekalongan menolak anaknya diimunisasi Measles Read more

Kasus HIV/AIDS di Kota Santri capai 40

Kajen, Wartadesa. - Kasus HIV/AIDS di Kota Santri sejak Januari hingga Juni 2017, meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya. Komisi Penanggulangan Read more

Wartawan Warta Desa dilarang menerima suap atau sogokan dalam bentuk apapun, termasuk uang, barang, atau fasilitas, yang dapat mempengaruhi independensi pemberitaan. Jika menemukan hal tersebut, mohon difoto dan dilaporkan kepada redaksi dan pihak kepolisian

Tags : layanan rumah sakitrumah sakit