Kajen, Wartadesa. – Merespon kejadian bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia pada pertengahan bulan Januari 2021 ini, Lazismu Pekalongan mengajak seluruh masyarakat untuk peduli dan berbagi dengan melakukan penghimpunan dana untuk masyarakat yang terdampak dan menjadi korban bencana alam.
Total dana yang telah dihimpun oleh Lazismu Pekalongan hingga tanggal 29 Januari 2021 pagi telah mencapai Rp. 89 juta, atau tepatnya Rp. 89.365.800. Update hingga siang ini total terkumpul Rp. 92.765.800.
Bahkan diluar dana tersebut, sebelumnya Lazismu Pekalongan telah menyalurkan bantuan donasi untuk korban gempa Mamuju sebesar Rp. 10 juta saat pemberangkatan Tim Kesehatan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) ke Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa, 19 Januari lalu.
Ketua Badan Pengurus Lazismu Pekalongan, Riyanto, mengatakan kegiatan penghimpunan dana kemanusiaan untuk korban bencana alam di beberapa wilayah di Indonesia dilakukan sesuai dengan instruksi dari Lazismu Pusat dan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah agar menjalin sinergi bersama unsur Muhammadiyah dan mitra lainnya dalam melaksanakan penggalangan dana kemanusiaan.
Selain itu, Riyanto juga menyampaikan bahwa Lazismu telah bekerjasama dengan Muhammadiyah melalui Majelis Tabligh untuk melakukan Gerakan Infaq Jum’at untuk Dana Kemanusiaan.
“Menindaklanjuti instruksi PP Muhammadiyah terkait Gerakan Infaq Jum’at untuk Dana Kemanusiaan, maka kami Lazismu dan Majelis Tabligh Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan memberikan petunjuk teknis pelaksanaan penghimpunan dana kemanusiaan melalui momentum shalat Jum’at di masjid-masjid Muhammadiyah, pada setiap Jum’at pekan ketiga, mulai dari Bulan Januari sampai dengan Maret 2021, yaitu Jum’at tanggal 22 Januari, Jum’at tanggal 19 Februari dan Jum’at tanggal 19 Maret, seluruh hasil kotak infaq pada Jum’at tersebut akan digunakan sebagai dana kesiapsiagaan bencana alam nasional dan disetorkan kepada Lazismu,” ungkap Riyanto.
Untuk mempercepat penggalangan donasi, Riyanto menginstruksikan jajaran Badan Pelaksana Lazismu Pekalongan untuk membuat list penggalangan dana dan rajin berkomunikasi dengan Lazismu di Kantor-kantor Layanan.
Sementara itu, Ketua Badan Pelaksana Lazismu Pekalongan, Akhmad Zaeni, menyampaikan selain melakukan penggalangan dana kemanusiaan melalui Gerakan Infaq Jum’at untuk Dana Kemanusiaan, Lazismu Pekalongan juga telah bekerjasama dengan Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan yang telah menginstruksikan Kepala Satuan Pendidikan dan Pondok Pesantren di lingkungan Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan untuk melakukan penggalangan dana kemanusiaan dan menyetorkannya kepada Lazismu Kabupaten Pekalongan.
Zaeni juga menyampaikan semua total dana kemanusiaan yang terhimpun telah dikoordinasikan dengan Lazismu Wilayah Jawa Tengah.
Selain menerima donasi penghimpunan dana kemanusiaan bencana nasional, ada juga donatur yang meminta secara khusus donasinya disalurkan untuk untuk kesiapsiagaan bencana banjir di Kabupaten Pekalongan. Tercatat ada satu keluarga di Pekajangan yang berdonasi hingga Rp. 10 juta untuk kesiapsiagaan bencana banjir di Kabupaten Pekalongan yang memang akhir-akhir ini sering dilanda hujan lebat. (Fakhrudin)










